Sejumlah warga di Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Pati mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit karena diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Beberapa kendaraan motor milik warga pun rusak dilempari bebatuan rombongan tidak dikenal itu.
Seperti video rekaman CCTV yang diterima detikJateng, terlihat segerombolan pemuda berlarian ke permukiman warga. Mereka terlihat ada yang membawa batu dan kayu panjang.
Tampak rombongan orang itu menyerang warga setempat. Bahkan beberapa kendaraan sepeda motor tidak luput dari amuk mereka. Akibat kejadian ini ada empat orang yang mengalami luka-luka hingga dilarikan ke puskesmas terdekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga setempat Pardi (60) mengaku kejadian itu terjadi pada Jumat (3/7) malam sekira pukul 23.30 WIB. Pardi melihat sekelompok pemuda ramai-ramai melintas di jalan desa. Tanpa diketahui penyebab, mereka menyerang warga setempat.
"Terus ada orang dari barat ke timur terus ada ramai-ramai nggak tahu masalahnya masuk ke desa, ada motor ke barat ke timur, yang dirusak sepeda motor sama orang satu luka-luka," kata Pardi ditemui di lokasi sore tadi, Sabtu (4/7/2026).
Barang bukti berupa batu yang diduga digunakan melempar ke warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Sabtu (4/6/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng |
Hal senada juga diungkapkan oleh Nur Dwi Lestari. Nur mengaku menjadi salah satu korban dari kelompok pemuda tersebut. Ia mengalami memar pada bagian tubuhnya karena dianiaya para pelaku.
"Pertama kali kaget warga ada ramai-ramai, terus itu kok ada yang ambil batu terus melempar ke motor sama rumah. Pertama kali motor milik anak Parwi, saya takut massa sampai depan rumah saya, saya lari. Adik saya melindungi kendaraan mobil sama truk, sama sepeda motor lima mau dirusak, saya dilempari, adik saya dijotos," jelasnya.
Dia mengatakan adiknya yang berusaha melerai saat kejadian justru menjadi sasaran rombongan pemuda tersebut. Selain dirinya, adiknya juga menjadi korban penganiayaan.
"Adik saya mau misah malah dikeroyok ternyata tidak ada warga sini, nggak tahu persoalan apa-apa. Saya juga dikeroyok belain adik saya, saya ikut dikeroyok," jelasnya.
Kepala Desa Ketitang Wetan, Ali Muntoha mengatakan kejadian ini terjadi pada pukul 23.30 WIB. Kejadian bermula ada rombongan pemuda yang masuk desa. Mereka langsung membuat onar dan rusuh.
"Sekitar pukul 23.30 WIB ada sekelompok orang ke sini masuk ke desa dan merusak sepeda motor dan melempar batu kepada warga kami dan menganiaya orang, korban jelas luka-luka satu orang," jelasnya ditemui di lokasi sore tadi.
Ali mengatakan akibat kejadian ini ada empat orang menjadi korban. Sementara ada satu orang AP (30) yang mengalami luka bocor di kepala dan dilarikan ke rumah sakit. Ali berharap para pelaku segera ditangkap polisi. Terlebih aksi mereka terekam kamera CCTV.
"Yang kena itu empat orang, satu ada jahitan di kepala yang lain memar-memar. Itu terus tiba-ada ada sekelompok orang masuk ke desa dan melakukan rusuh," jelasnya.
"Harapan agar segera ditangkap para pelaku, karena aksi mereka terekam kamera CCTV," lanjut dia.
Terpisah Kapolsek Batangan, AKP M. Setiawan membenarkan adanya kejadian penganiayaan oleh sekelompok pemuda di Desa Ketitang Wetan. Polisi baru melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Sudah, baru pemeriksaan saksi-saksi sama permintaan surat visum dari Puskesmas," jelas Setiawan.
(alg/alg)

