Polisi Temukan Pisau di Lokasi Pemuda Pekalongan Tewas dengan Leher Tersayat

Polisi Temukan Pisau di Lokasi Pemuda Pekalongan Tewas dengan Leher Tersayat

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 06 Jul 2026 09:43 WIB
Lokasi pemuda ditemukan tewas dengan leher tersayat di Pekalongan.
Lokasi pemuda ditemukan tewas dengan leher tersayat di Pekalongan. Foto: Dok. Polres Pekalongan
Pekalongan -

Kepolisian Resor Pekalongan mengamankan pisau dari lokasi tewasnya pemuda berinisial DF (20), warga Dukuh Wurawari Kidul, Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. Korban ditemukan dengan luka sayat di leher.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf menjelaskan dalam olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Ada sebilah pisau dan sebuah telepon genggam milik korban yang diamankan penyidik.

"Barang bukti sementara yang kami temukan ada pisau dan juga handphone yang masih kami dalami," jelas Rachmad kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya, jenis pisau dapur atau lainnya, Rachmad tidak menjelaskan lebih rinci. Hanya saja menyebut bukan pisau dapur.

"Bukan (pisau dapur). Semacam pisau pemotong kain atau apa," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

"Dulunya di lokasi itu kan konveksi ya, bisa jadi untuk memotong kain atau apa," imbuhnya.

Selain pisau, polisi juga menemukan sebuah ponsel milik korban. Kedua barang tersebut langsung diamankan untuk didalami lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria muda ditemukan Bersimbah darah di bagian belakang rumahnya tepatnya di kamar mandi. Jasad tersebut kali pertama ditemukan kakak korban saat akan mengambil air wudhu pada Minggu (5/7) waktu subuh.

Setelah melakukan olah TKP, jasad korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Tim DVI Polda Jawa Tengah, Minggu Sore melakukan otopsi di RSUD Kraton, Pekalongan.

"Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum," ujar Rachmad.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan luka robek atau sayatan pada leher korban. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana pembunuhan, namun penyidik masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian.

"Untuk sementara memang dugaan kami pembunuhan, tetapi kami masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil visum dari rumah sakit terkait luka yang dialami korban," katanya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, terutama anggota keluarga korban yang berada di rumah saat kejadian. Penyidik juga masih mengumpulkan keterangan terkait informasi adanya dua orang yang diduga berada di sekitar lokasi sebelum korban ditemukan meninggal.

Korban diketahui bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Korban menempati rumah itu bersama tiga saudaranya.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads