Unit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo masih mendalami kasus kecelakaan tunggal mobil McLaren 720 S, milik konten kreator game asal Sukoharjo, Febrian Paundra Alditama (21) alias Andra ST. Dari hasil pemeriksaan sementara disebutkan kecepatan mobil masih di bawah 100 km/jam.
Mobil seharga miliaran rupiah itu tak berwujud usai mengalami kecelakaan tunggal mengerikan di jalan Solo-Wonogiri, tepatnya di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.Bahkan mobil itu terbelah dua.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, mengatakan pihaknya telah memintai keterangan pengemudi dalam insiden kecelakaan tersebut. Dari keterangan Andra ST, mobil tidak melaju begitu kencang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau menurut keterangan (pengemudi) tidak terlalu kencang, mungkin masih kecepatan di bawah 100 km/jam," kata Ardian kepada awak media, Rabu (8/7/2026).
Andra, dan seorang penumpang bernama Robby Adek Pantjoro (21) warga Jakarta Timur, melaju dari arah Sukoharjo menuju ke Solo. Mobil sempat berhenti terkena lampu merah di simpang empat jalan Ciu.
Namun saat kembali berjalan, Andra ST tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, sehingga oleng ke kiri hingga menabrak pagar, tiang wifi, dan tiang listrik. Mobil pun remuk dan terbelah menjadi dua bagian.
"Setelah kena lampu merah di simpang Telukan (Jalan Ciu), lalu berjalan dan terjadi selip, bannya selip. Pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang," ujarnya.
Kecelakaan terjadi sekira pukul 01.45 WIB. Serpihan kendaraan berceceran di sekitar lokasi. Bahkan, aki kendaraan merusak pintu kaca sebuah minimarket yang berada di lokasi.
"Mobil terbelah menjadi dua. Untuk bagian depan meluncur ke kanan, menabrak pembatas jalan, kemudian oleng ke kiri berhenti di atas trotoar. Selanjutnya aki terlempar mengenai pintu kaca indomaret," ucapnya.
Dari pantauan detikJateng, saat ini petugas PLN tengah mengganti tiang listrik yang rusak akibat ditabrak mobil McLaren itu.
(apl/ahr)
