Pria Semarang Tewas Saat Ngamar Bareng Cewek di Hotel, Polisi Temukan Obat Kuat

Pria Semarang Tewas Saat Ngamar Bareng Cewek di Hotel, Polisi Temukan Obat Kuat

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 07 Agu 2026 11:18 WIB
Conceptual shot of feet with a hospital information ring and tag representing death
Ilustrasi orang meninggal. Foto: Getty Images/nico_blue
Se -

Pria berinisial ASS (31) ditemukan meninggal di salah satu kamar di Hotel Singapore, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria asal Kecamatan Pedurungan itu.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito mengatakan jasad pria tersebut ditemukan Jumat (7/8) dini hari tadi.

"Korban diketahui berinisial ASS warga Kecamatan Pedurungan. Laporan diterima sekitar pukul 01.30 WIB," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugito menyebut, laporan disampaikan pihak hotel. Pihak hotel mengatakan terdapat seorang tamu hotel yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di salah satu kamar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban sebelumnya datang ke hotel sekitar pukul 01.00 WIB dan menyewa kamar," ucapnya.

ADVERTISEMENT

"Seorang saksi perempuan yang sempat berada bersama korban mendapati korban dalam keadaan tertidur," lanjutnya.

Karena korban tidak kunjung memberikan respons, saksi bersama rekannya berupaya membangunkan korban. Namun, korban tak kunjung bangun.

"Dalam posisi terlentang, mulut mengeluarkan busa, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," ucapnya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada resepsionis hotel dan diteruskan ke Polsek Semarang Tengah. Pihak kepolisian pun langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

"Petugas melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan PMI untuk proses evakuasi jenazah ke RSUP Dr Kariadi Semarang, guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut," jelasnya.

"Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi juga ditemukan obat penambah stamina bermerk Cobra di dalam tas milik korban," ungkap Sugito.

Obat penambah stamina itu pun turut diamankan oleh penyidik. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut.

"Terkait penyebab pasti meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis sehingga proses penyelidikan masih terus berlangsung," ujarnya.

Sugito mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya maupun membuat spekulasi terkait penyebab kematian korban.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," ucapnya.

"Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan tim medis. Apabila nantinya terdapat perkembangan hasil penyelidikan, akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat," tambahnya.



(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads