Pabrik di Mojosongo Solo Terbakar gegara Trafo Tersangkut Benang Layangan

Pabrik di Mojosongo Solo Terbakar gegara Trafo Tersangkut Benang Layangan

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 09 Agu 2026 16:10 WIB
Pemadaman kebakaran di pabrik plastik Solo, Minggu (9/8/2026).
Pemadaman kebakaran di pabrik plastik Solo, Minggu (9/8/2026). Foto: Dok. Damkar Solo
Solo -

Kebakaran melanda pabrik plastik di Jalan Tentara Genie, Krajan, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo. Gegaranya diduga korsleting pada trafo pabrik akibat benang layangan yang tersangkut, sehingga memicu percikan api dan membakar tumpukan biji plastik di pabrik tersebut.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Solo, Andri, mengatakan warga dan relawan melaporkan adanya kobaran api di area pabrik itu sekitar pukul 12.44 WIB tadi. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo langsung menerjunkan personel dari Pleton C menuju lokasi.

"Kami menerima laporan pukul 12.44 WIB dan tim langsung berangkat satu menit kemudian. Personel tiba di lokasi pukul 12.48 WIB," ujar Andri saat dihubungi detikJateng, Minggu (9/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andri menjelaskan, titik api berasal dari tumpukan biji plastik yang mudah terbakar. Sebanyak lima unit armada pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Pemadaman kebakaran di pabrik plastik Solo, Minggu (9/8/2026).Pemadaman kebakaran di pabrik plastik Solo, Minggu (9/8/2026). Foto: Dok. Damkar Solo

ADVERTISEMENT

"Titik apa ada pada lokasi tumpukan biji palstik di Pabrik Fortuna," ucapnya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Petugas melakukan teknik size-up dan asesmen lapangan agar api tidak merembet ke bangunan lain.

"Kami menghabiskan kurang lebih 14.000 liter air hingga api benar-benar berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, pemadaman berlangsung 1,5 jam tadi," jelas Andri.

"Penyebabnya adalah korsleting pada trafo pabrik. Hal itu disebabkan oleh benang layangan yang tersangkut, sehingga memicu percikan api dan membakar tumpukan biji plastik," imbuh dia.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Proses penanganan juga dibantu oleh personel dari BPBD, Linmas, Polri, TNI, serta relawan setempat.

"Kondisi saat ini sudah dinyatakan kondusif. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat bermain layang-layang, terutama di dekat jaringan kabel listrik atau fasilitas industri guna menghindari kejadian serupa," pungkasnya.



(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads