Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mendorong agar produk dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi prioritas di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini sebagai kompensasi atas kenaikan sejumlah harga bahan produksi.
Hal itu ia sampaikan di Wisma Perdamaian, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, usai menghadiri acara Rakerwil Pimpinan Dekopinwil Jateng.
"Kalau kenaikan harga barang itu kan biasa, tapi yang terpenting hasil produk mereka kalau bisa terserap, dijual di gudang gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Ferry, Selasa (14/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry mengatakan, KDKMP bisa mengkompensasi kenaikan harga plastik yang dirasakan oleh para pelaku usaha. Produk-produk UMKM lokal bakal diprioritaskan untuk dipasarkan melalui jaringan koperasi tersebut.
"(KDKMP) Bisa mengkompensasi kenaikan dari salah satu unsurnya, misal plastik dan lain sebagainya. Jadi produk brand-brand lokal Jawa Tengah nanti kita prioritaskan dijual di KDKPM di Jawa Tengah," ujarnya.
Ferry juga menyarankan agar pelaku UMKM mulai beralih ke bahan yang lebih ramah lingkungan sebagai alternatif dari plastik konvensional.
"Memang sebaiknya gitu (pakai bahan organik). Sekarang zamannya kita harus aware dengan lingkungan," ucapnya.
Ia menyebut, salah satu alternatif yang bisa dikembangkan adalah plastik berbahan dasar rumput laut yang lebih mudah didaur ulang.
"Rumput laut merupakan salah satu bahan yang bisa diproduksi untuk menjadi plastik yang bisa didaur ulang," pungkasnya.
(dil/ahr)
