Harga ikan laut di tempat pelelangan ikan (TPI) Juwana, Kabupaten Pati naik signifikan buntut nelayan yang tak melaut imbas mahalnya harga BBM solar nonsubsidi. Pedagang pun sambat karena pembeli menurun.
Pantauan detikJateng seperti di TPI Juwana siang tadi, aktivitas penjualan ikan tidak seramai biasanya.
Kondisi ini karena banyak kapal nelayan yang berhenti melaut. Nelayan belakangan tidak melaut karena harga BBM solar nonsubsidi mengalami kenaikan hingga Rp 30 ribu dari Rp 16 ribu per liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedagang ikan, Sukardi Surya, mengaku harga ikan naik buntut kapal tidak melaut. Seperti ikan laut jenis lonco, cekek, dan demang mengalami kenaikan. Kenaikan ini terus bertambah sejak harga ikan naik selepas Lebaran tahun ini.
"Ada kenaikan, jenis ikan lonco, cekak, demang. Yang paling mahal Rp 35 ribu jenisnya ikan lonco. Dulunya Rp 23 ribu dan Rp 24 ribu per kilogram," jelas Sukardi ditemui di lokasi, Kamis (21/5/2026).
Sukardi mengatakan ikan lonco dari Rp 23 ribu menjadi Rp 35 ribu. Lalu ikan demang dari Rp 11 ribu menjadi Rp 18 ribu, ikan muniran dari Rp 8 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram.
"Kenaikan sejak setelah Lebaran ditambah dengan solar naik, banyak kapal tidak melaut," ungkap dia.
Menurutnya, kenaikan harga ini berdampak pada sepinya pembeli. Sukardi biasanya membawa persediaan ikan 2 kuintal kini hanya 1,5 kuintal saja. Itu pun belum tentu laku habis.
"Akibatnya sepi sekarang. Biasanya bawa 2 kuintal karena kondisi sepi dan harganya mahal akhirnya cukup bawa 1 kuintal saja," jelas dia.
"Pembeli sepi karena mahal. Banyak pembeli mengeluh harga mahal," Sukardi melanjutkan.
Sukardi pun meminta kepada pemerintah daerah turun tangan mengatasi permasalahan harga ikan ini. "Minta pemerintah daerah mengatasi dan harga normal kembali seperti semula," ucapnya.
Senada diungkapkan oleh pedagang ikan lainnya, Yuni. Ia mengungkap belakangan jarang pembeli mencari ikan laut.
"Sepi pembeli, karena mahal harganya, pada nggak melaut," kata Yuni ditemui di lokasi.
Yuni mengatakan harga ikan yang mahal jenis lonco dan cekak. Ikan lonco dari Rp 28 ribu mencapai Rp 32 ribu per kilogram. Sedangkan cekak dari Rp 23 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.
"Sebelumnya Lebaran baru pergi, karena kenaikan solar, banyak kapal tidak pergi melaut," ujarnya.
(apu/alg)