- 12 Lagu Wajib Nasional untuk Upacara 17 Agustus 1. Indonesia Raya 2. Hari Merdeka 3. Mengheningkan Cipta 4. Padamu Negeri 5. Garuda Pancasila 6. Berkibarlah Benderaku 7. Satu Nusa Satu Bangsa 8. Maju Tak Gentar 9. Dari Sabang Sampai Merauke 10. Indonesia Pusaka 11. Rayuan Pulau Kelapa 12. Syukur
- Makna Lagu Wajib Nasional dalam Upacara 17 Agustus
Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan, salah satunya upacara bendera. Dalam rangkaian upacara, lagu wajib nasional menjadi bagian penting yang tidak hanya berfungsi sebagai pengiring, tetapi juga pengingat akan sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia.
Lagu-lagu kebangsaan yang dinyanyikan pada saat perayaan kemerdekaan menyampaikan makna yang dalam mengenai persatuan, usaha, cinta kepada tanah air, serta penghormatan kepada pahlawan. Setiap bait di dalamnya mencerminkan semangat rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Selain Indonesia Raya selaku lagu kebangsaan, terdapat sejumlah lagu wajib nasional lain yang sering dinyanyikan dalam upacara maupun kegiatan peringatan HUT RI. Apa saja? Berikut 12 lagu wajib nasional untuk upacara 17 Agustus 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
12 Lagu Wajib Nasional untuk Upacara 17 Agustus
Dilansir buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional & Daerah oleh I Putu Dede Mahendra, berikut 12 lagu wajib nasional untuk upacara 17 Agustus:
1. Indonesia Raya
Ciptaan:Wage Rudolf Soepratman (WR Supratman)
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
2x
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
2. Hari Merdeka
Ciptaan: Husein Mutahar (H. Mutahar)
Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita
3. Mengheningkan Cipta
Ciptaan: Truno Prawit (T. Prawit)
Dengan seluruh angkasa raya memuji
Pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera
Bela nusa bangsa
Kau kukenang wahai bunga putra bangsa
Harga jasa
Kau Cahya pelita
Bagi Indonesia merdeka
4. Padamu Negeri
Ciptaan: Kusbini
Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami
5. Garuda Pancasila
Ciptaan: Prohar Sudharnoto
Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju
6. Berkibarlah Benderaku
Ciptaan: Ibu Sud (Saridjah Niung)
Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia
Kau tetap pujaan bangsa
Siapa berani menurunkan engkau
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira
Berkibarlah Slama-lamanya
Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau tetap cemerlang
Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang perwira
7. Satu Nusa Satu Bangsa
Ciptaan: Liberty Manik (L. Manik)
Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air
Pasti Jaya
Untuk selama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan bahasa
Kita bela bersama
8. Maju Tak Gentar
Ciptaan: Cornel Simanjuntak
Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang
Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang
Bergerak bergerak
Serentak serentak
Menerkam menerjang terjang
Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang
9. Dari Sabang Sampai Merauke
Ciptaan: R. Suharjo
Dari sabang sampai merauke
Berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia
10. Indonesia Pusaka
Ciptaan: Ismail Marzuki
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap di puja-puja bangsa
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata
Sungguh indah tanah air beta
Tiada bandingnya di dunia
Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang memujanya
Indonesia ibu pertiwi
Kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela kuberi
11. Rayuan Pulau Kelapa
Ciptaan: Ismail Marzuki
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Reff :
Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana
Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia
12. Syukur
Ciptaan: Husein Mutahar (H. Mutahar)
Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karuniamu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadirat-Mu Tuhan
Makna Lagu Wajib Nasional dalam Upacara 17 Agustus
Lagu nasional yang dinyanyikan saat upacara 17 Agustus bukan sekadar hiburan saja pada hari kemerdekaan. Setiap lagu memiliki latar belakang sejarah, pesan perjuangan, dan makna nasionalisme yang mengingatkan masyarakat tentang perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam memperoleh dan menjaga kemerdekaan.
Melalui lagu-lagu ini, masyarakat diajak mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan. Misalnya, lagu Mengheningkan Cipta menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah jatuh, sementara Hari Merdeka mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas berdirinya bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Lagu nasional juga berfungsi untuk memperkuat rasa kesatuan dan identitas bangsa. Lagu seperti Indonesia Raya, Garuda Pancasila, dan Satu Nusa Satu Bangsa mengingatkan kita akan pentingnya menjaga persatuan, mencintai tanah air, serta bertekad untuk membangun Indonesia.
Nah, itulah deretan lagu wajib nasional yang bisa dinyanyikan saat upacara 17 Agustus nanti. Semoga bermanfaat, ya!
Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di BeritaKlik
