Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Pria berinisial W berusia 64 tahun di Kabupaten Jepara yang nekat membakar mantan istri dan mertuanya akhirnya meninggal dunia. Pelaku meninggal usai sempat menenggak racun beberapa saat setelah membakar dua korban.
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela mengatakan pelaku sempat menenggak obat potas selepas melakukan aksi membakar mantan istri dan mertuanya pada Jumat (3/4) dini hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pun dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia pagi tadi pukul 07.00 WIB.
"Untuk update tadi pagi kita mendapatkan berita duka tersangka meninggal dunia karena diakibatkan gagal jantung, di mana beberapa hari ini jantungnya tidak stabil, karena dia meminum potas sehingga tenggorokan mengalami luka dan menyebabkan gagal ginjal," kata Wildan kepada wartawan di Jepara, Senin (6/4/2026).
Menurutnya pelaku sempat dimintai keterangan setelah melakukan aksi pembakaran yang menewaskan mantan mertuanya itu. Karena kondisi pelaku terus memburuk, penyelidikan belum dilakukan lagi.
"Untuk pelaku sempat dimintai keterangan karena dia pada waktu selesai pembakaran kepada mantan mertua dan mantan istrinya bersangkutan langsung mencoba bunuh diri dan langsung kita larikan ke rumah sakit," terang Wildan.
"Sampai tadi pagi almarhum meninggal dunia," lanjut dia.
Wildan mengatakan karena tersangka meninggal dunia, maka penyelidikan kasus ini dihentikan.
"Untuk kelanjutan kasusnya karena tersangka meninggal dunia otomatis kami hentikan penyelidikan kasus ini," ujarnya.
Diketahui, pelaku menyelinap ke rumah korban membawa bensin pada Jumat (3/4) dini hari. Pelaku kemudian menyiramkan bensin kepada kedua korban yang saat itu tidur berdampingan dan membakarnya.
Wildan bilang korban mantan istri berinisial S (63) masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar hampir 90 persen. Sedangkan mantan mertua pelaku berinisial M (90) meninggal dunia pada Sabtu (4/4) kemarin setelah mengalami luka cukup parah.
"Untuk korban mantan istri masih dalam perawatan di rumah sakit," jelas dia.
(afn/ahr)
