Anak durhaka yang memutilasi ibu kandungnya di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan ternyata ngamuk karena tidak diberi uang untuk bermain judi online. Dia kini sudah ditangkap polisi untuk menjalani proses hukum.
Pelaku adalah Ahmad Fahrozi (23) dan korban yaitu ibunya, SA (63). Dikutip dari detikSumbangsel, pelaku ditangkap di sebuah penginapan yang berada di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Rabu (8/4/2026) pagi.
"Pelaku ditangkap di sebuah penginapan Kabupaten Lahat, ditangkap kurang dari 1x24 jam. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lahat guna penyidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres, Lahat AKP M Ridho Pradani dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, motif pelaku melakukan aksinya yaitu kesal. Korban tidak memberinya uang untuk judi slot sehingga pelaku kesal dan nekat melakukan aksinya.
"Diduga emosi yang disebabkan oleh korban tidak memberi uang saat pelaku meminta uang yang digunakan untuk bermain judi slot," ujarnya.
Untuk diketahui, tubuh korban ditemukan dalam kondisi dimutilasi dan telah dikubur di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Atas perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 457 ayat 2 dan 3 UU Nomor 1 tahun 2023 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan.
(alg/apl)