Viral rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pemobil memukul pemotor di jalan raya. Polisi menyebut pelaku emosi karena tidak diberi jalan saat hendak menyalip.
Rekaman CCTV tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram @portalsemarang. Video tersebut telah ditonton lebih dari 247 ribu pengguna.
"Untuk tanggal dan penyebab kronologi sebelumnya belum diketahui, namun aksi pemukulan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun," tulis cuplikan takarir akun Instagram tersebut dilihat detikJateng, Selasa (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video itu, terlihat satu unit mobil sedan berhenti di jalan dan dua orang keluar dari mobil tersebut. Kemudian satu unit motor yang dikendarai dua orang berboncengan berhenti di sisi kanan mobil.
Pengemudi mobil berkaus hitam kemudian mendatangi pemotor dan melakukan pemukulan sebanyak satu kali dengan tangan kiri ke arah kepala pengendara sepeda motor. Penumpang mobil kemudian berusaha melerai dengan menjauhkan pengemudi mobil.
Aksi sok jagoan pengemudi mobil berlanjut dengan mendatangi orang lain dari seberang jalan yang mencoba mendekat. Saat berjalan kembali ke mobil, dia juga terlihat melayangkan pukulan kepada seorang anak yang dibonceng depan yang sedang melintas dari arah berlawanan.
Warga Bergas, T (37) yang melakukan pemukulan di Bandungan, Kabupaten Semarang ditangkap polisi. Foto: Dok. Polres Semarang |
Pemotor tersebut kemudian menepi dan berhenti. Pengemudi mobil yang sudah masuk ke dalam kendaraannya, kemudian keluar dan sempat terlihat cekcok dengan pengendara motor tersebut.
Penumpang mobil lalu mendatangi sang pengemudi. Penumpang itu kemudian menggandeng tangan pengemudi dan membawanya masuk ke mobil. Setelah itu, mobil tersebut pergi meninggalkan lokasi.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Lemahabang-Bandungan, Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Pelaku diketahui merupakan warga Kecamatan Bergas berinisial T (37). Ratna menjelaskan saat ini pelaku telah berhasil diringkus polisi.
"Saat ini sudah berhasil diamankan pihak Polsek Bandungan," kata Ratna dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (12/5).
Terpisah, Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi, menuturkan bahwa pelaku merasa tidak diberi ruang menyalip oleh korban. Emosinya kemudian tersulut hingga melakukan pemukulan tersebut.
"Sesuai keterangan T, saat sampai di depan pemancingan Bang Kohar, dirinya yang bersama rekannya hendak mendahului sepeda motor di depannya, yang dikemudikan Nanang (36) berboncengan dengan istrinya," ujar Subedi.
"Merasa tidak diberi ruang menyalip, terduga pelaku emosi. Setelah berhasil menyalip, terduga pelaku menghentikan korban dan sempat terjadi cekcok hingga memukul korban," sambungnya.
Saat ini yang bersangkutan masih diamankan di Polsek Bandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(alg/apl)
