Kakek di Purwokerto Diduga Dibunuh, 3 Saksi Termasuk Istri Korban Diperiksa

Kakek di Purwokerto Diduga Dibunuh, 3 Saksi Termasuk Istri Korban Diperiksa

Anang Firmansyah - detikJateng
Sabtu, 27 Jun 2026 16:56 WIB
Garis polisi terpasang di lokasi kejadian temuan jasad pria lansia yang diduga dibunuh di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/6/2026).
Garis polisi terpasang di lokasi kejadian temuan jasad pria lansia yang diduga dibunuh di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Sabtu (27/6/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Polisi menduga kematian EM (67), warga Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, merupakan kasus pembunuhan. Dugaan itu menguat setelah hasil pemeriksaan awal menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi mengatakan, saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Ini sedang kita lakukan penyelidikan. Kita periksa sejumlah saksi, kemudian kita juga periksa CCTV di sekitar lokasi," kata Petrus saat dihubungi wartawan, Sabtu (27/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Petrus, polisi kini tengah mendalami rekaman CCTV, untuk mengetahui siapa sosok yang diduga melakukan pembunuhan dalam peristiwa tersebut.

"Dari CCTV sekitar juga sedang kita lakukan digital forensik untuk mengenali wajah pelaku yang terlihat dari CCTV warga sekitar," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal dan kondisi fisik korban, polisi menemukan sejumlah tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan pembunuhan.

"Berdasarkan hasil medis dan kita lihat dari sisi fisik luar, terdapat bekas jeratan di leher. Kemudian ada lebam di wajah sebelah kanan dan juga mengeluarkan darah," ungkapnya.

"Dari hasil itu, kita menduga kematian korban disebabkan oleh kekerasan atau pembunuhan," imbuh Petrus.

Hingga kini, polisi telah meminta keterangan tiga orang saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

"Sekitar tiga orang saksi yang sudah kita mintai keterangan, termasuk istrinya," pungkasnya.

Petrus menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung, termasuk pendalaman terhadap barang bukti dan hasil analisis rekaman CCTV guna mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas dibuat geger dengan ditemukannya seorang pria berinisial EM (67) yang tewas di dalam rumahnya. Korban diduga dibunuh karena saat ditemukan penuh luka memar di bagian kepala.

Ketua RT 03 RW 09 Kelurahan Arcawinangun, Nartim, mengatakan dirinya mendapat kabar adanya warga meninggal pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu ia langsung menuju rumah korban bersama petugas keamanan lingkungan.

"Saya dibangunin, diketuk pintunya itu jam 2 pagi. Terus ke lokasi. Karena di RT ada petugas keamanan, kita musyawarah dulu. Tidak ada yang berani masuk, akhirnya sepakat melihat dari luar, difoto dulu baru keluar lagi. Tidak ada yang berani pegang jasadnya," kata Nartim saat ditemui di kediamannya, Sabtu (27/6).

Saat melihat kondisi korban, Nartim mendapati adanya memar di bagian kepala. Jenazah saat itu berada di kamar tidur dan sebagian besar tubuhnya telah ditutupi kain oleh istrinya berinisial IF (61).

"Jasadnya berada di kamar tidur. Ada luka di kepala, memar di bagian kepala. Tubuhnya sudah ditutupi kain, kemungkinan sama istrinya. Untuk melihat lukanya kainnya dibuka sedikit," ujarnya.

Kecurigaan warga semakin menguat setelah mengetahui ada darah yang mengalir dari telinga korban. Menurut Nartim, tetangga yang pertama kali melihat kondisi korban juga menilai kematiannya tidak wajar.

"Dari tetangga yang lihat pertama kali jasadnya juga sudah curiga ini meninggalnya tidak wajar. Kemungkinan besar dibunuh karena ada luka, itu ada darah mengalir dari telinga," ungkapnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads