2 Pembunuh Bos Konter Ambarawa Terungkap Sempat Ngepel TKP Usai Beraksi

2 Pembunuh Bos Konter Ambarawa Terungkap Sempat Ngepel TKP Usai Beraksi

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 08 Agu 2026 20:46 WIB
Barang bukti satu buah jeriken cairan pembersih lantai yang digunakan oleh pelaku untuk menghilangkan jejak bercak darah yang ada di Royal Phone Ambarawa, Jumat (8/8/2026).
Barang bukti satu buah jeriken cairan pembersih lantai yang digunakan oleh pelaku untuk menghilangkan jejak bercak darah yang ada di Royal Phone Ambarawa, Jumat (8/8/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Semarang -

Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25) menjadi tersangka pembunuhan Candra Waskito (25), bos konter Royal Phone Ambarawa. Polisi mengungkap pelaku sempat mengepel tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.

Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana. Usai membunuh korban pada Kamis (6/8) dini hari, pada pelaku menggasak telepon genggam dari etalase konter.

"Para tersangka kemudian mengambil sejumlah telepon genggam dari etalase dan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang telah disiapkan oleh para tersangka," kata Bodia saat jumpa pers di Mapolres Semarang, Sabtu (8/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah selesai menggasak ponsel, para tersangka kemudian membereskan TKP pembunuhan. Salah satu caranya yakni mencabut CCTV.

ADVERTISEMENT

"Mencabut tiga buah CCTV dari konter tersebut, dua di dalam dan satu di luar. Lalu para tersangka membawa hasil hasil curian dan CCTV," ujar Bodia.

"Sementara keterangan dari para tersangka CCTV itu dibuang, dibuang di sungai dan (polisi) sedang melaksanakan pencarian (menemukan CCTV)," imbuhnya.

Bodia melanjutkan usai membuang CCTV, para pelaku kembali ke konter TKP pembunuhan. Melihat banyak darah berceceran, mereka kemudian mengepel menggunakan kaus dan pembersih lantai.

"Setelah dari luar kembali ke konter, ke dalam. Karena darah berceceran dan bercipratan, dia membersihkan lantai menggunakan alat pembersih lantai yang ada di konter tersebut. Jadi dilap sedikit dengan kaos dan disiram pembersih lantai," kata Bodia.

Setelah membereskan TKP pembunuhan, Bodia menyebut para tersangka baru membawa jenazah korban ke mobil. Mayat korban diletakkan pada bagian bagasi.

"Lalu para tersangka mengangkat korban keluar konter dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil milik korban," ujar Bodia.



(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads