Sebanyak 596 orang terdampak banjir di Kudus dilaporkan mengungsi. BRI Cabang Kudus pun memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan per sore ini ada 35 desa di 7 kecamatan kebanjiran. Menurutnya, ada 48.190 jiwa warga Kudus yang terdampak banjir.
"Total wilayah terdampak ada sebanyak 7 kecamatan dengan jumlah 35 desa. 15.284 KK 48.190 jiwa terdampak banjir di Kudus," jelas Ahmad dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Banjir Kudus Meluas, Ratusan Warga Mengungsi |
BPBD Kudus mencatat 596 jiwa mengungsi karena rumah mereka kebanjiran. Adapun titik-titik pengungsian berada di Desa Pasuruan Lor, Kesambi, Karangrowo, Jati Wetan, dan Gedung DPRD Kudus.
"Terdapat 233 KK dengan 596 jiwa pengungsi," jelasnya.
Bupati Kudus, Samani Intakoris, mengatakan pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi bencana banjir dan longsor di Kudus. Pemkab Kudus pun telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir.
"Artinya pemerintah Kabupaten Kudus sudah mengeluarkan SK tanggap darurat tanggal 12 sampai 19 Januari 2026. Semoga Kudus lekas pulih kembali," ujar Samani saat ditemui di Kudus.
Pemkab Kudus pun telah menyediakan beberapa titik lokasi pengungsian. Seperti di Pasuruan Lor, Jati hingga di gedung DPRD Kudus.
"Titik pengungsian Pasuruan Lor, terus ada di Jati, Loram Kulon, Payaman termasuk di Temulus juga ada," ujarnya.
BRI Peduli Korban Banjir
BRI Cabang Kabupaten Kudus lewat program BRI Peduli turun langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.
Manajer BRI Kudus, Yudhiarto, menjelaskan pihaknya memberikan bantuan di dua lokasi yakni posko pengungsian Dukuh Goleng Desa Pasuruan Lor dan dapur umum di Desa Mejobo.
"Bentuk bantuan berupa 100 paket survival kit dan sembako yang terdiri dari beras 100 kilogram, 2 krat telur, 4 karton mi instan," jelas dia.
Ia berharap agar bantuan ini bisa mengurangi beban warga yang terdampak banjir. "Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir," ujarnya.
(ams/dil)