Wagub Taj Yasin Tinjau Banjir di Pekalongan Pastikan Penanganan Berlapis

Wagub Taj Yasin Tinjau Banjir di Pekalongan Pastikan Penanganan Berlapis

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 19 Jan 2026 18:44 WIB
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Foto: Dok. Pemprov Jateng.
Pekalongan -

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, meninjau Kota Pekalongan yang terdampak banjir. Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin memastikan banjir di Pekalongan dapat tertangani secara berlapis mulai dari jangka pendek hingga panjang.

Dalam peninjauan itu, Taj Yasin didampingi istrinya, Nawal Arafah Yasin, di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (19/1/2026). Taj Yasin pun sempat berjalan di tengah banjir saat mengunjungi pengungsi di masjid setempat.

Kedatangan Taj Yasin pun disambut warga. Taj Yasin menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga dan pejabat setempat terkait kondisi lapangan dan langkah penanganan lanjutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Nawal Arafah turut menyapa para ibu pengungsi di area masjid, sekaligus membagikan buku kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan moril di tengah situasi banjir.

Taj Yasin menjelaskan, penanganan jangka pendek difokuskan pada mitigasi darurat dengan memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Beberapa warga dengan kesehatan khusus, termasuk penderita stroke, telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

"Kita pastikan masyarakat aman, terutama lansia, anak, dan warga berkebutuhan khusus. Kemarin sudah ada yang kita angkut dan kita ungsikan," kata Taj Yasin dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng hari ini.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Foto: Dok. Pemprov Jateng

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng pun memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi. Dapur umum disiagakan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok, makanan, dan kebutuhan kesehatan bagi para pengungsi.

Soal penanganan jangka menengah, Taj Yasin menyoroti kondisi tanggul Sungai Bremi yang belum permanen dan menjadi kewenangan Pemprov Jateng. Dia pun menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perhitungan teknis agar perbaikan dapat dilakukan lebih cepat.

"Ada salah satu tanggul yang belum permanen dan itu kewenangan kami. Hari ini langsung saya minta dihitung supaya penanganannya bisa lebih cepat," tegasnya.

Taj Yasin mengatakan, penanganan jangka panjang bakal fokus terhadap Sungai Bremi. Dia menerangkan, proyek penanganan sungai telah dianggarkan oleh pemerintah pusat senilai Rp 50 miliar. Rencananya, proyek tersebut bakal berlangsung pada tahun ini agar banjir di Pekalongan Barat dan sekitarnya tidak terulang.

"Sungai Bremi itu sudah dianggarkan dari pusat, informasi BBWS ada Rp 50 miliar, tetapi memang ini belum dikerjakan," ujarnya.

Seorang warga terdampak, Sujatmiko (60), menerangkan banjir terjadi lantaran tanggul Sungai Bremi jebol dan diperparah hujan. Akibatnya, air menggenang dan belum surut hingga saat ini.

"Penyebab banjir dari tanggul Sungai Bremi jebol. Air keluar, merambah, ditambahi hujan. Air mandek sampai sekarang. Rumah saya tenggelam, cuma kelihatan atapnya genteng tok," terang Sujatmiko.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, saat meninjau banjir di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Foto: Dok. Pemprov Jateng

Saat air datang dengan cepat, dia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Kini, semua perabotannya masih terendam banjir di rumahnya. Meski begitu, dia mengatakan kebutuhan konsumsi dan obat-obatan di pengungsian masih aman.

"Ada kasur, kasur busa, sepeda motor, kompor, masih di rumah semua. Ya pasrah total," katanya.

"Aman di sini, bisa saling bantu. Mudah-mudahan ke depan tidak banjir lagi, soalnya daerah Tirto ini dari dulu sudah langganan banjir. Tapi yang sekarang ini paling besar," pungkasnya.




(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads