Bank Mandiri Region VII/ Jawa 2 Wilayah Semarang mempersiapkan Rp 4,18 triliun untuk melayani kebutuhan uang nasabah selama Ramadan hingga Lebaran. Alokasi itu meningkat 17,92 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 3,54 triliun.
Kenaikan alokasi itu seiring dengan proyeksi kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idul Fitri. Dari Rp 4,18 triliun tersebut, Rp 2,797 triliun disiapkan untuk pengisian ATM/CRM pada periode 6 hingga 25 Maret 2026.
"RP 4,18 T kami siapkan untuk melayani nasabah yang mau ambil uang tunai," kata Regional CEO Region VII/ Jawa 2 Wilayah Semarang, Iwan Tri Imawan kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan menjelaskan langkah ini dirancang melalui perencanaan likuiditas yang prudent dan berbasis proyeksi transaksi nasional, serta diperkuat optimalisasi infrastruktur distribusi dan teknologi.
"Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal," ujarnya.
Dia juga menjelaskan untuk melayani nasabah di masa libur Lebaran, pada tanggal 24 Maret 2026 ada 22 cabang di Jateng dan tiga cabang di Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan buka.
"Tanggal 24 Maret meski merah, ada 25 cabang yang buka," tegasnya.
Baca juga: Bank Mandiri Siap Dukung Kopdes Merah Putih |
Untuk diketahui, Bank Mandiri Region VII/ Jawa 2 Wilayah Semarang mengoperasikan 1.202 unit ATM/CRM dan 32.164 mesin EDC untuk mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.
Iwan menjelaskan nasabah dapat mengoptimalkan berbagai kebutuhan transaksi perbankan maupun gaya hidup melalui Livin' by Mandiri yang kini telah dimanfaatkan oleh 37,9 juta pengguna terdaftar. Melalui layanan digital ini, masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan & e-commerce, top up e-money maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.
"Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin' by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja," imbuh Iwan.
Dalam keterangannya, Bank Mandiri mempertegas peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Hal itu sesuai dengan tema Ramadan tahun ini "Hargai Momen Keberkahan, Tunaikan Ibadah Penuh Ketakwaan".
Secara nasional pada periode tersebut, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp 44 triliun, meningkat 5 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 41,9 triliun.
Terkait kelancaran distribusi uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Bank Mandiri aktif dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia melalui layanan penukaran uang Rupiah baru lewat aplikasi PINTAR BI serta kas keliling dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah.
(alg/apl)