KA Joglosemarkerto Kini Berhenti di Batang, Bupati Faiz: Ekonomi-Wisata Tumbuh

KA Joglosemarkerto Kini Berhenti di Batang, Bupati Faiz: Ekonomi-Wisata Tumbuh

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 27 Apr 2026 16:55 WIB
KA Joglosemarkerto berhenti di Stasiun Batang, Kabupaten Batang.
KA Joglosemarkerto berhenti di Stasiun Batang, Kabupaten Batang. Foto: dok. Pemkab Batang
Batang -

Kereta Api (KA) Joglosemarkerto resmi berhenti di Stasiun Batang. Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menilai akses transportasi umum tersebut dapat mempermudah warga Batang untuk menuju wilayah lainnya seperti ke Solo hingga Jogja.

KA Joglosemarkerto berhenti di Stasiun Batang mulai Senin (27/4/2026). Sebelumnya untuk mengakses layanan KA, warga Batang kudu menempuh jarak sekitar 12 km ke Stasiun Pekalongan.

Faiz mengatakan, masyarakat kini tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mengakses kereta tersebut. Menurutnya, layanan transportasi KA tersebut bakal memperkuat konektivitas Batang dengan sejumlah kota besar di Jawa Tengah dan sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang masyarakat Batang sudah bisa naik langsung dari Stasiun Batang. Ini tentu mempermudah akses ke Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Purwokerto," jelas Faiz dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Senin (27/4/2026).

Pada tahap awal, terdapat dua jadwal kedatangan KA Joglosemarkerto tujuan DIY di Stasiun Batang, yakni pukul 08.00 WIB dan 13.00 WIB. Faiz menilai, kemudahan akses tersebut akan membantu berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan wisatawan.

ADVERTISEMENT

Faiz menyebut, penambahan pemberhentian tersebut menjadi pengakuan atas potensi ekonomi dan pariwisata Batang.

"Dari Yogyakarta sekarang juga bisa langsung turun di Batang. Ini peluang untuk menarik lebih banyak kunjungan. Selain KA Joglosemarkerto, Stasiun Batang saat ini juga melayani sejumlah kereta api lainnya, seperti KA Tawangjaya Premium, KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Menoreh, dan KA Argo Muria," terangnya.

Adapun tarif KA trayek Batang-Solo dibanderol mulai sekitar Rp 105 ribu. Sementara perjalanan ke DIY mulai dari Rp 200 ribu.

"Pemerintah Kabupaten Batang optimistis, peningkatan layanan transportasi ini akan mendorong konektivitas wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah," terang Faiz.

Salah seorang penumpang, Muhtarudin, menilai kehadiran pemberhentian KA Joglosemarkerto di Batang menjadi kemudahan yang telah lama dinantikan. Dia menambahkan, kemudahan tersebut juga berdampak pada efisiensi waktu dan biaya perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang rutin bepergian ke DIY.

"Biasanya saya harus ke Pekalongan dulu. Kalau lalu lintas Pantura padat, bisa terlambat. Sekarang lebih praktis karena bisa langsung berangkat dari Batang," kata Muhtarudin.




(par/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads