Kepolisian di Pati berkoordinasi dengan BPBD melakukan aksi cepat penanganan pohon tumbang akibat angin kencang yang menutup Jalan Kolonel Sunandar, tepatnya di depan Stadion Joyokusumo. Akses lalu lintas sempat terhambat karena pohon dengan diameter 1,5 meter itu melintang di jalan.
Peristiwa terjadi hari Rabu (4/3/2026) petang kemarin. Saat itu angin bertiup sangat kencang sehingga pohon trembesi yang diperkirakan berusia 10 tahun itu langsung tumbang ke jalan.
Lalu lintas otomatis terhambat. Bahkan sejumlah lapak pedagang kaki lima di depan stadion juga tertimpa. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan mengatakan anggotanya langsung meluncur ke lokasi setelah mendapat informasi dari warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu menerima informasi adanya pohon tumbang yang menghalangi jalan, kami bersama personel piket segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal," ujar Dwi Kristiawan dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Polresta Pati evakuasi pohon tumbang yang menutup Jalan Kolonel Sunandar, tepatnya di depan Stadion Joyokusumo. Foto: Dok. Polresta Pati |
Sesampainya di lokasi, polisi langsung mengatur arus lalu lintas yang tersendat akibat peristiwa itu. Kemudian proses evakuasi pohon dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk personel Sat Samapta Polresta Pati dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
"Personel Polsek Margorejo langsung melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi agar kendaraan dapat dialihkan sementara dan situasi tetap terkendali," ujar Dwi.
"Kami berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pati dan Sat Samapta Polresta Pati untuk memotong batang serta ranting pohon menggunakan gergaji mesin agar segera bisa dipindahkan dari badan jalan," imbuhnya.
Dwi menjelaskan pohon tersebut tumbang diterjang angin karena kondisinya sudah tua dan lapuk. Terlebih lagi saat kejadian hujan turun deras.
"Pohon trembesi tersebut diperkirakan sudah berusia cukup tua sehingga rapuh. Ketika diterpa angin kencang saat hujan, akhirnya tumbang," jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kerusakan dialami oleh pedagang kaki lima di lokasi kejadian karena gerobak dan lapak mereka tertimpa.
"Sejumlah lapak pedagang seperti penjual bakso bakar, tahu bulat, minuman es cokelat, siomay, hingga angkringan nasi kucing terdampak karena berada tepat di bawah pohon," kata Dwi.
Proses pemotongan, evakuasi, hingga pembersihan dilakukan cepat dan rampung pukul 20.00 WIB. Setelah itu lalu lintas juga kembali lancar.
"Alhamdulillah sekitar pukul 20.00 WIB proses evakuasi selesai sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas kembali dan arus lalu lintas kembali normal," pungkasnya.
(alg/dil)
