Polda Jateng Kenalkan 'Sipolan' Travel Assistant untuk Bantu Pemudik

Polda Jateng Kenalkan 'Sipolan' Travel Assistant untuk Bantu Pemudik

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 12 Mar 2026 17:22 WIB
Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo di Mapolda Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Kamis (12/3/2026).
Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo di Mapolda Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Kamis (12/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Polda Jawa Tengah (Jateng) menghadirkan sistem Travel Assistant Corridor (TAC) untuk membantu pemudik selama arus Lebaran 2026. Sistem itu disiapkan untuk memantau perjalanan pemudik dan memberi panduan lalu lintas.

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo. Ia menjelaskan, TAC merupakan sistem yang menghubungkan pemudik dengan petugas di lapangan melalui chatbot bernama 'Sipolan'. Melalui layanan itu, pemudik dapat memperoleh informasi kondisi perjalanan secara real time.

"Di travel assistant corridor ini nanti akan termonitor para pemudik. Masyarakat bisa masuk ke chatbot yang sudah kita siapkan dan langsung berkomunikasi dengan petugas yang tersebar dari ujung ke ujung, di sepanjang wilayah Jawa Tengah," kata Ribut di Mapolda Jateng, Kamis (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sistem tersebut akan memberikan berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti kondisi lalu lintas, potensi kemacetan, hingga rekomendasi jalur alternatif.

ADVERTISEMENT

"Juga akan memberikan informasi secara real time, memberikan saran apabila ada hambatan di jalan, ada kemacetan, mungkin mau menempuh jalur alternatif yang mana, bisa dipandu dan diberikan arahan oleh petugas yang ada di lapangan," jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital yang disediakan selama perjalanan mudik.

"Silakan bagi para masyarakat, pemudik, bisa scan barcode Sipolan, yang akan memberikan guidance, memandu masyarakat lebih nyaman, aman, sampai ke tempat tujuan," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto menambahkan, Polda menerapkan sistem TAC dalam rangka pelayanan pengamanan arus mudik-balik Lebaran 2026.

"Di dalamnya termasuk kegiatan hospitality, pelayanan keamanan, pengamanan kepada masyarakat semuanya," ujarnya.

"Kalau di Bahasa Jawa lebih mudahnya 'ngancani nganti tekan' (menemani sampai tujuan). Berarti setiap pemudik akan ditemani polisi, dilayani polisi, selama di wilayah Polda Jawa Tengah," lanjutnya.

Ia mengatakan, terdapat 219 pos polisi yang sudah disiapkan di Jateng. Setiap pos polisi terdapat pengetahuan arus lalu lintas, tim urai kemacetan, tim medis, tim motoris BBM, ambulans, derek, hingga bengkel.

"Bagi pemudik yang akan memasuki wilayah Jawa Tengah, tolong dipersiapkan secara dini, fisik bagi pengemudi maupun penumpangnya. Pastikan kelayakan kendaraannya, pahami rute yang akan dilalui," tuturnya.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads