Trump Sebut FIFA Bakal Benahi Sepakbola di Palestina

Internasional

Trump Sebut FIFA Bakal Benahi Sepakbola di Palestina

Yanu Arifin - detikJateng
Jumat, 20 Feb 2026 11:41 WIB
Soccer Football - FIFA Club World Cup - Final - Chelsea v Paris St Germain - MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 13, 2025 U.S. President Donald Trump and FIFA president Gianni Infantino during the trophy presentation ceremony IMAGN IMAGES via Reuters/Vincent Carchietta
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden AS Donald Trump. Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/VINCENT CARCHIETTA
Solo -

Badan sepakbola dunia, FIFA berjanji akan membenahi sepakbola di Palestina. Rehabilitasi akan dilakukan terhadap fasilitas sepakbola yang hancur karena serangan Israel.

Dikutip dari detikSepakbola, hal itu terungkap saat FIFA bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dalam pertemuan pertama Board of Peace di Washington, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

"Saya juga senang mengumumkan bahwa FIFA akan membantu mengumpulkan total 75 juta dolar AS untuk proyek-proyek di Gaza," kata Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan saya pikir proyek-proyek ini terkait sepakbola, di mana Anda membangun lapangan dan mendatangkan bintang-bintang terbesar di dunia ke sana. Orang-orang yang lebih terkenal daripada Anda dan saya, Gianni," tambahnya, merujuk pada Presiden FIFA Gianni Infantino.

ADVERTISEMENT

Trump juga menyebut akan menjelaskan lebih lanjut soal rencana itu. Bahkan dia mengungkap ingin pergi ke Gaza bersama Gianni.

"Ini benar-benar sesuatu. Kami akan segera merinci pengumuman ini, dan jika saya bisa, saya akan pergi ke sana bersama Anda," ujar Trump.

Kemudian FIFA menyebutkan soal rencana membangun akademi sepakbola, puluhan lapangan, hingga stadion nasional berkapasitas 20 ribu penonton.

Untuk diketahui, genosida Israel ke Gaza merenggut banyak nyawa termasuk pemain sepakbola. Beberapa waktu lalu, mantan kapten timnas Palestina Suleiman Obaid tewas akibat gempuran tersebut.

Belum lagi banyak lapangan yang hancur, dan anak-anak yang terbunuh dalam genosida Israel di Tepi Barat. Meski terus dikecam, FIFA bergeming dan tak menghukum Israel.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads