Kembalinya Milomir Seslija sebagai pelatih Persis Solo belum memberi dampak signifikan. Pelatih yang akrab disapa Milo itu belum mampu mengangkat Laskar Sambernyawa dari dasar klasemen.
Didatangkan pertengahan musim ini, Milo sudah melakoni 9 laga bersama Persis Solo dengan catatan satu kemenangan, lima kekalahan, dan tiga hasil seri. Padahal, Laskar Sambernyawa merombak skuadnya pada bursa transfer pertengahan musim ini.
Laskar Sambernyawa juga belum meraih kemenangan di kandang musim ini, yang menjadikan rekor terburuk. Terakhir, Persis Solo ditahan imbang PSBS Biak di Stadion Manahan, Kota Solo, pada Sabtu (21/2) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu membuat suporter habis kesabaran. Di akhir laga, suporter meneriakkan "Milo Out". Usai laga, suporter meluapkan kekecewaannya terhadap manajemen dan pemain.
Menanggapi hal itu, jajaran direksi dan manajemen Persis terus melakukan evaluasi. Target baru diberikan oleh Milo untuk dua laga ke depan, yakni melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara.
"Lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis dengan ini menyatakan bahwa Pelatih Kepala Tim Utama, Milomir Seslija, akan diberi target 6 poin untuk dua laga ke depan," kata Manajemen Persis Solo melalui siaran pers yang diberikan Media Officer (MO) Persis Solo, Bryan Barcelona, Senin (23/2/2026).
Dijelaskan, untuk saat ini manajemen masih memberikan dukungan kepada staf kepelatihan, ofisial, dan jajaran pemain untuk memberikan hasil terbaik sesuai dengan target yang sudah diberikan.
Selain itu, jajaran manajemen Persis juga akan memberikan evaluasi berkala di tiap jangka waktu tertentu, untuk memberikan target poin agar Laskar Sambernyawa bisa bertahan di kompetisi strata tertinggi musim depan.
Pada momen ini, klub berharap semua elemen pecinta Persis untuk tetap mendampingi tim dan terus memberikan dukungan kepada seluruh penggawa sampai BeritaKlik-BeritaKlik terakhir.
Manajemen memohon maaf dan memahami kekecewaan dari seluruh elemen pecinta Persis atas hasil baik yang urung kunjung datang, tapi hingga pekan terakhir nanti, manajemen memastikan semua pihak di dalam klub untuk terus berjuang.
Diberitakan sebelumnya, menanggapi seruan suporter "Milo Out", pelatih asal Bosnia itu menilai timnya sudah memiliki kemajuan. Namun masih memiliki masalah dalam mencetak gol.
"Dalam laga tadi, secara taktikal kita lebih mendominasi, tapi kita tidak bisa mencetak gol lebih banyak. Kita memiliki banyak pemain baru, kita dalam tahap membangun tim agar lebih baik. Banyak pemain yang masih harus beradaptasi," kata Milo saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (21/2).
Dia mengatakan, banyak pemain barunya yang belum mencapai titik yang ia harapkan. Sebab, mereka cukup lama tidak bermain di liga, sehingga perlu untuk adaptasi.
"Ada penyerang yang baru datang 4 hari yang lalu, dan baru bisa beradaptasi. Kita hanya waktu 4 minggu untuk membentuk tim. Jadi untuk tim yang baru terbentuk bisa mendominasi pertandingan sudah cukup bagus. Harusnya kita bisa mencetak gol, dan penilaian harusnya lebih objektif lagi," ucapnya.
(apu/apu)
