PSIS Uji Coba Lawan Tim Muda, Lini Belakang dan Finishing Masih Jadi PR

PSIS Uji Coba Lawan Tim Muda, Lini Belakang dan Finishing Masih Jadi PR

Prihatnomo - detikJateng
Kamis, 12 Mar 2026 21:29 WIB
PSIS menggelar laga ujicoba melawan PSIS EPA di lapangan POJ City Semarang, Kamis (2/3/2026).
PSIS menggelar laga ujicoba melawan PSIS EPA di lapangan POJ City Semarang, Kamis (2/3/2026). (Foto: dok. PSIS Semarang)
Semarang -

PSIS Semarang menggelar laga uji coba melawan tim muda PSIS EPA U-19. Laga ini juga untuk menjaga atmosfer kompetisi di tengah jeda liga.

Meski beda level, namun laga yang berlangsung di Lapangan POJ City Semarang, Kamis (12/3/2026), berlangsung cukup kompetitif. Dalam tiga game yang dimainkan, Otavio Dutra dan kawan-kawan tampil dominan dengan unggul empat gol tanpa balas.

Usai laga, pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengatakan uji coba tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana materi latihan yang diberikan beberapa waktu terakhir diterapkan dalam pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tujuannya tentu untuk melihat apa yang sudah kami siapkan dalam latihan. Kami mencoba mengaplikasikan game plan dan sistem taktik dalam situasi pertandingan," ujar Andri, Kamis (12/3/2026).

Ia mengakui tim pelatih sebenarnya ingin mencari lawan dengan level yang lebih sepadan. Namun hal tersebut cukup sulit dilakukan karena waktu sudah mendekati Idul Fitri. Meski demikian, uji coba tersebut tetap berguna untuk melihat perkembangan penerapan taktik yang sedang dibangun.

ADVERTISEMENT

"Problemnya cukup sulit mencari lawan yang levelnya setara atau di atas karena sudah mendekati Hari Raya. Akhirnya yang siap adalah EPA PSIS," terangnya.

"Tapi minimal dari ujicoba ini kami bisa melihat game plan atau sistem taktik yang sedang kami bangun untuk pertandingan berikutnya," sambungnya.

Dari evaluasi awal, Andri menyoroti beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam proses bertahan serta efektivitas penyelesaian akhir.

"Ada beberapa catatan, terutama pada proses bertahan. Jarak antar lini masih ada gap yang harus diperbaiki. Selain itu, dalam menyerang kami juga masih bicara soal finishing," ungkapnya.

Andri melanjutkan, hasil ujicoba ini tidak bisa menjadi patokan karena lawan yang dihadapi memiliki level berbeda. Selain uji coba tersebut, PSIS juga menggelar internal game yang dinilai cukup kompetitif karena menggunakan perangkat pertandingan resmi.

"Kalau internal game menurut saya lebih kompetitif karena ada wasit resmi, sehingga pemain juga lebih serius," tambahnya.

Terkait kemungkinan uji coba berikutnya, Andri menyebut peluangnya cukup kecil karena waktu persiapan yang terbatas dan risiko cedera pemain.

"Secara ide ada rencana uji coba lagi, tapi waktunya sangat mepet, hanya sekitar satu minggu. Kami juga harus mempertimbangkan risiko cedera," ujarnya.

Meski demikian, manajemen tim masih berupaya mencari calon lawan. Salah satu tim yang sedang dihubungi adalah PSIM Jogja.

"Kami sudah mencoba menghubungi PSIM apakah mereka bersedia untuk uji coba atau tidak. Sekarang masih menunggu kabar," pungkasnya.




(aku/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads