Rasa percaya diri Persis Solo meningkat usai menang tipis atas Dewa United dengan skor 1-0. Kemenangan ini membuka asa bagi Persis bertahan di Liga 1. Namun nasib mereka masih ditentukan hasil pertandingan Madura United.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengatakan laga melawan Dewa United memang sangat sulit. Namun atmosfer yang luar biasa dari suporter, memberikan semangat tersendiri bagi tim untuk terus berjuang hingga akhir
"Pertandingan yang sulit, kita mendapatkan atmosfer yang luar biasa, dan saya apresiasi suporter yang memberikan dukungan penuh sepanjang laga," kata Milo saat konferensi pers di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (16/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milo mengatakan, secara kualitas pertandingan, laga malam ini kurang bagus. Namun Laskar Sambernyawa berhasil mencuri gol lewat tandukan Luka Dumancic pada menit ke-76.
Dia juga mengapresiasi penampilan kiper Dewa United, Sonny Stevens, yang bermain apik. Sonny beberapa kali melakukan penyelamatan penting.
"Ada beberapa hal seperti taktikal kita kurang disiplin, tapi kita berhasil mengalahkan salah satu tim terbaik di negeri ini. Ketika kami punya motivasi, perasaan, dan fokus yang sama kami akan tampil secara maksimal," ucapnya.
Saat ini, Persis Solo masih berada di zona merah peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 31 poin. Mereka terpaut satu poin dari Madura United yang berada di peringkat ke-15.
Namun, Madura United baru memainkan laga pekan ini melawan PSIM Jogja pada Minggu (17/5) di Jogja. Laskar Sape Kerrab cuma butuh satu kemenangan untuk mengamankan posisi mereka bertahan di Liga 1 pekan depan.
Pekan depan atau pertandingan terakhir musim ini, Persis akan bertandang menghadapi Persita Tangerang. Sementara Madura United akan bermain kandang melawan PSM Makassar.
Persis Solo akan melihat hasil pertandingan Madura United melawan PSIM Jogja besok (17/5). Jika Madura United seri atau kalah, Persis masih memiliki peluang untuk mengudeta Madura United. Namun jika Madura United menang, Persis dipastikan terdegradasi.
"Kita akan terus berjuang, dan kita ingin bertahan di Liga 1 musim depan, kita tidak akan menyerah," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengatakan, pihaknya mencoba mengontrol jalannya pertandingan sepanjang laga. Namun mereka harus kecolongan lewat satu gol Persis.
"Ada dua ambisi yang berbeda, kami ingin finis di peringkat 4 besar, mereka (Persis) tidak ingin terdegradasi. Soal intensitas, lebih ke Persis Solo," kata Riekerink.
(apu/apu)