Direktur Persis Solo Saestu (PSS), Ginda Ferachtriawan menegaskan bahwa manajemen akan melakukan restrukturisasi usai Laskar Sambernyawa degradasi. Ginda mengatakan restrukturisasi dilakukan baik untuk internal hingga pemain.
"Dari kami ya perubahan-perubahan yang harus diperbaiki restrukturisasi, mulai dari internal, kantor, staf, pelatih, pemain, ya akan kita evaluasi semuanya," katanya dihubungi detikJateng, Minggu (24/5/2026).
Ginda menegaskan bahwa dirinya akan melapor ke pemilik Persis Solo terkait persoalan yang terjadi dan mendapat hasil yang mengecewakan. Ke depan, pihaknya juga akan bersiap menatap laga di musim depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, setelah itu saya jelas akan melapor kepada para owner, apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa hasilnya kok bisa seperti ini. Dan ke depannya, karena kan ini sudah terjadi, kompetisi yang akan datang harus kita juga harus cepat-cepat bersiap lagi," terangnya.
Lebih lanjut, Ginda menyebut bahwa pada pekan ini akan bertemu dengan para komisaris dan dilanjutkan bertemu dengan pemilik.
Baca juga: Persis Solo Degradasi, Manajemen Minta Maaf |
"Minggu ini segera mungkin saya akan laporan kepada komisaris dulu, terus kemudian dengan owner," ucapnya.
Merespons tuntutan dari para suporter yang kecewa akibat Persis Solo harus terdegradasi, pihak manajemen menyatakan tidak akan lari dari tanggung jawab. Mereka berjanji akan menemui perwakilan suporter untuk memberikan penjelasan yang transparan mengenai situasi klub.
"Iya, kita akan bertanggung jawab. Kita akan ketemu, kita akan sampaikan apa yang kita bisa sampaikan sejelas-jelasnya," pungkasnya.
Ginda mengatakan pihaknya akan berbenah dan memperbaiki pondasi. Dirinya mengaku akan melakukan restrukturisasi.
"Kami akan segera berbenah, memperbaiki pondasi yang retak, dan bekerja dua kali lebih keras. Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi," tutupnya.
(afn/apu)