Pernyataan Lengkap Manajemen Persis Usai Laskar Sambernyawa Resmi Turun Kasta

Pernyataan Lengkap Manajemen Persis Usai Laskar Sambernyawa Resmi Turun Kasta

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 25 Mei 2026 06:30 WIB
Pasoepati kecewa Persis Solo degradasi.
Pasoepati kecewa Persis Solo degradasi. Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Manajemen Persis Solo buka suara usai tim kebanggaan warga Solo terdegradasi ke Liga 2. Direktur Persis Solo Saestu (PSS), Ginda Ferachtriawan meminta maaf kepada seluruh suporter atas kegagalan tim melanjutkan di Liga 1.

Ginda menegaskan bahwa dirinya akan bertanggung jawab penuh atas hasil yang diperoleh dan melaporkan kepada pemilik klub. Selain itu, ia juga berjanji bahwa akan segera berbenah dalam menyongsong Liga 2.

Berikut pernyataan lengkap Direktur Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan dalam keterangan yang dibagikan melalui website Persis Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini adalah hari yang berat bagi kita semua. Sebagai Direktur, saya berdiri di sini dengan penyesalan mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh suporter yang telah memberikan segalanya untuk tim ini. Saya menyadari bahwa kekecewaan kalian adalah cerminan dari kegagalan kami dalam memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan kota ini.

Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini -- simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya. Sampai saat ini saya tidak pernah meragukan loyalitas serta kontribusi kalian kepada Sambernyawa, dan pada saat badai datang seperti ini saya yakin akan menjadi momen bagi kita semua untuk kembali merekatkan barisan menjadi lebih kuat.

ADVERTISEMENT

Saya akan mempertanggungjawabkan dan melaporkan segala dinamika yang terjadi kepada para owner dan kami berjanji, kami tidak akan membiarkan pengorbanan dan air mata kalian sia-sia. Kami akan segera berbenah, memperbaiki pondasi yang retak, dan bekerja dua kali lebih keras. Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini, sekaligus evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang.

Kita jatuh bersama hari ini, namun dengan dukungan kalian, saya yakin kita akan bangkit dan kembali dengan mentalitas yang jauh lebih kuat.

Sakjose.

Direktur Persis Solo Saestu,

Ginda Ferachtriawan

Saat dihubungi detikJateng, Ginda menyebut pihak manajemen akan melakukan restrukturisasi pada jajaran staf hingga pemain pada bulan Juni mendatang.

"Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini, sekaligus evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang," terangnya, Minggu (24/5/2026).

Ginda menyebut, dirinya akan melaporkan ke komisaris Persis Solo pada pekan ini dan dilanjutkan bertemu dengan para pemilik klub. "Minggu ini sesegera mungkin saya akan laporan kepada komisaris dulu, terus kemudian dengan owner," ucapnya.

Mengenai tuntutan dari para suporter yang kecewa akibat Persis Solo harus terdegradasi, manajemen menyatakan tidak akan lari dari tanggung jawab. Mereka berjanji akan menemui perwakilan suporter untuk memberikan penjelasan yang transparan mengenai situasi klub.

"Iya, kita akan bertanggung jawab. Kita akan ketemu, kita akan sampaikan apa yang kita bisa sampaikan sejelas-jelasnya," terangnya.

Bukan hanya setelah pertandingan, Ginda menyebut bahwa pemilik klub Persis Solo, Kaesang Pangarep juga sempat memberikan semangat kepada penggawa Laskar Sambernyawa di pertandingan terakhir. Ia menyebut, Ketua Umum PSI itu hadir langsung ke stadion untuk mendampingi dan memberikan suntikan motivasi kepada para pemain di ruang ganti.

"Sudah (monitoring). Iya, kemarin sempat ke stadion juga kok. Hadir kok, mendampingi terus kok," ungkapnya.

Ginda mengatakan bahwa Kaesang meminta para pemain untuk bertarung habis-habisan demi menyelamatkan tim dari jurang degradasi.

"Ya, menyampaikan kepada pemain untuk bersemangat ya, karena kan satu-satunya jalan untuk bertahan kan meraih kemenangan. Jadi, diminta untuk berusaha menang lah intinya. Terus semangat," imbuhnya.

Di sisi lain, dengan berakhirnya musim Liga 1 2025/2026, Manajemen telah membubarkan skuad Persis Solo. Dirinya belum mengetahui siapa saja yang bertahan di tim untuk mengarungi Liga 2 nanti.

"Kalau tim sudah dibubarkan dulu ya. Kan memang sampai bulan ini selesai kan, ya sudah. Ada mungkin (pemain yang dipertahankan), kita lihat nanti. Enggak, itu kan bagian dari evaluasi nanti. Nanti kita siapkan laporan dulu kepada owner dan komisaris, dan segala perubahannya kita tunggu dulu ya, apa yang akan kita lakukan," tutupnya.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads