Timnas Maroko berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, usai menang dramatis atas Belanda. Mereka memenangkan pertandingan lewat adu penalti.
Laga Belanda melawan Maroko dalam putaran 32 besar Piala Dunia 2026, digelar di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB. Belanda turun dengan formasi 3-4-3. Sementara Maroko menggunakan formasi 4-2-3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Babak Pertama
Permainan ketat, dan keras ditampilkan kedua tim sejak awal babak pertama. Duel antar pemain sering terjadi, dan beberapa diantaranya berbuah pelanggaran.
Kiper Belanda Verbruggen, melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-20, usai berhasil memuntahkan tandukan terarah Aynaoul. Satu menit kemudian, Verbruggen kembali melakukan penyelamatan penting setelah menepis tembakan terarah Hakimi.
Pada menit ke-38, Van Hecke harus mendapatkan perawatan medis karena kepalanya mengeluarkan darah, setelah berbenturan dengan Aynaoul. Wasit tidak melihat itu sebagai pelanggaran berat, sehingga tidak mengeluarkan kartu.
Belanda mengancam pada menit ke-44, lewat tembakan keras Van de Ven dari luar kotak penalti. Beruntung, Bono masih mampu melakukan tepisan, sehingga hanya berbuah tendangan sudut.
Maroko balik mengancam lewat tembakan dari luar kotak penalti Ounahi pada menit ke-45+3, namun tembakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 menutup jalannya babak pertama.
Babak Kedua
Babak kedua, laga langsung berjalan sengit. Issa Diop diganjar kartu kuning pada menit ke-47, usai melanggar Brobbey.
Maroko mengancam lewat tembakan jarak dekat Hakimi pada menit ke-51, yang hanya membentur tiang gawang. Pemain PSG itu kembali mengancam pada menit ke-55. Belum sempat melepaskan tembakan saat berhadapan dengan kiper, Hakimi harus terjatuh oleh tekel bersih Van de Ven.
El Khannouss, mencoba melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-58. Namun, tembakan terarahnya masih terlalu lemah, sehingga masih mampu diamankan Verbruggen.
Hingga pertengahan babak kedua, Belanda masih kesulitan mengembangkan permainan, dan bermain lebih bertahan. Hal ini membuat Maroko mendominasi penguasaan bola dan serangan.
Usai hydration breaks, Pelatih Belanda Ronald Koeman, mengganti Nathan Ake, dan Brian Brobbey pada menit ke-71. Keduanya digantikan oleh Teun Koopmeiners, dan Weghorst.
Belanda berhasil memecahkan kebuntuan pada menit ke-72 lewat gol dari Gakpo. Berawal dari umpan susah payah Summerville, Gakpo yang berdiri bebas langsung melepaskan tembakan yang membuat skor menjadi 1-0. Tangis pemain Liverpool itu langsung pecah, usai mencetak gol.
Maroko yang tertinggal, melakukan pergantian pemain pada menit ke-75, dengan mengganti Chadi Riad, dengan Anass Salah Eddine. Selang 4 menit kemudian, Brahim Diaz dan Ayyoub Bouaddi, digantikan Gessime Yassine dan El Mourabet.
Maroko berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+1 lewat tandukan Issa. Berawal dari umpan silang Talbi, Issa berhasil melakukan tandukan yang membuat skor menjadi 1-1.
Adapun skor ini bertahan hingga babak kedua berakhir sehingga berlanjut ke babak tambahan.
Extra Time
Skor 1-1 memaksa pertandingan harus dilanjutkan lewat babak tambahan waktu 2x15 menit. Kedua tim bermain cukup hati-hati, dan menjaga tempo permainan pada awal babak tambahan.
Rahimi yang melakukan penetrasi berhasil mengelabui sejumlah bek Belanda, dan melepaskan tembakan pada menit ke-97. Beruntung tembakan jarak dekatnya masih mampu diantisipasi Verbruggen.
Minimnya peluang yang tercipta pada babak tambahan waktu, membuat skor 1-1 tidak berubah. Pertandingan terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti.
Adu Penalti
Pada babak adu penalti, Belanda memiliki kesempatan pertama untuk melakukan tembakan. Koopmeiners sebagai algojo pertama, sukses melaksanakan tugasnya. Sementara penendang pertama Maroko El Aynaoul, gagal melaksanakan tugasnya usai tembakannya membentur tiang atas.
Beruntung, penendang kedua Belanda Justin Kluivert, juga gagal usai tembakannya juga membentur mistar gawang. Maroko menyamakan kedudukan usai penendang keduanya Rahimi sukses mencetak gol meski tembakannya sempat ditepis Verbruggen.
Penendang ketiga kedua negara, yakni Weghorst, dan Talbi, sukses menjalankan tugasnya.
Namun penendang keempat Belanda Timber, sepakannya justru melebar. Kesempatan itu gagal dimaksimalkan Maroko, usai tembakan Hakimi hanya membentur hanya tiang gawang.
Kiper Maroko Bono, berhasil menepis tembakan Summerville. Saibari yang menjadi penendang terakhir, memanfaatkan kesempatan itu, dan sukses mencetak gol.
Maroko pun lolos ke babak 16 besar dengan skor 4-3.
Susunan Pemain
Belanda: Bert Verbruggen; Van Djik, Van Hecke, Nathan Ake; Denzel Dumfries, Van de Ven; Ryan Gravenberch, Frankie de Jong; Summerville, Gakpo, Brian Brobbey.
Maroko: Bono; Chadi Riad, Issa Diop, Hakimi, Noussair Mazraoui; Ayyoub Bouaddi, Neil El Aynaoul; El Khannouss, Brahim Diaz, Azzedine Ounahi; Ismael Saibari.
(ahr/apl)
