Distribusi bantuan logistik untuk warga terdampak banjir lahar Gunung Semeru di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang berlangsung penuh perjuangan. Petugas BPBD Lumajang terpaksa menggunakan mobil ranger bermuatan logistik untuk menembus aliran lahar di Sungai Regoyo sepanjang 300 meter.
Setelah melintasi jalur tersebut, petugas kembali harus menerjang derasnya banjir lahar demi mengirim bantuan kepada warga di satu dusun yang terisolasi akibat material lahar Semeru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil pemantauan, warga yang terisolasi akibat banjir lahar membutuhkan logistik, dan kebutuhan itu sudah kita cukupi melalui pendistribusian oleh petugas BPBD," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, kepada detikJatim, Minggu (7/12/2025).
Warga Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, terisolasi setelah banjir lahar Gunung Semeru menimbun Jembatan Limpas dengan material pasir dan batu. Jembatan sepanjang lebih dari 100 meter itu kini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Akses Jembatan Limpas tidak bisa dilalui karena terputus di ujung sana, dan sebagian besar badan jembatan tertutup material pasir dan batu," terang Agus.
Di Dusun Sumber Langsep terdapat 137 kepala keluarga yang masih terisolasi. Saat banjir lahar terjadi, ratusan warga ini bahkan harus mengungsi ke area perbukitan untuk menyelamatkan diri.
(ihc/abq)
