Segini Dana Pribadi Kades di Kediri Bangun Patung Macan Putih Viral

Segini Dana Pribadi Kades di Kediri Bangun Patung Macan Putih Viral

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 27 Des 2025 19:15 WIB
Patung Macan Putih di Kediri yang viral memiliki bentuk unik
Patung Macan Putih di Kediri yang viral memiliki bentuk unik/Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Kediri -

Kepala Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Safi'i, mengungkapkan besaran biaya pembangunan patung macan putih yang viral di media sosial. Untuk membangun ikon desa tersebut, Safi'i mengaku merogoh dana pribadi sebesar Rp 3,5 juta.

Sebelumnya, patung macan putih ini mendadak menyita perhatian publik. Bukan karena kemegahannya, melainkan bentuknya yang dinilai unik hingga memicu pro dan kontra di media sosial, sekaligus mengundang warga datang berbondong-bondong ke desa tersebut.

Patung macan putih itu viral setelah warganet menilai tampilannya lucu dan tak biasa. Sejak ramai diperbincangkan, warga dari berbagai daerah, termasuk luar kota seperti Surabaya, berdatangan hanya untuk berfoto dan melihat langsung ikon desa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safi'i menjelaskan, patung macan putih itu dibangun pakai uang pribadinya. Ia mengaku menghabiskan dana Rp 3,5 juta. Safi'i menambahkan, pembangunan ikon desa tersebut telah melalui musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda.

Dalam musyawarah itu, warga sepakat memilih Macan Putih sebagai ikon karena dinilai sesuai dengan sejarah dan legenda desa.

ADVERTISEMENT

Patung ini dibangun sebagai ikon desa yang terinspirasi dari legenda lokal. Menurut cerita turun-temurun masyarakat setempat, Macan Putih dipercaya sebagai penjaga atau danyang Desa Balongjeruk.

"Patung ini murni menggunakan dana pribadi saya, bukan dari dana desa," kata Safi'i, Sabtu (27/12/2025).

Meski menuai beragam komentar di media sosial, Safi'i mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia justru mengapresiasi perhatian publik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

"Semua kritik dan saran kami terima. Insyaallah patung ini akan kami perbaiki agar lebih aman dan lebih baik ke depannya," jelas Safi'i.

Viralnya patung macan putih juga membawa dampak positif berupa meningkatnya kunjungan warga dan potensi pergerakan ekonomi lokal. Namun karena sifatnya yang masih dadakan, pemanfaatan untuk UMKM dan fasilitas pendukung belum sepenuhnya optimal.

Ke depan, Pemerintah Desa Balongjeruk berencana melakukan penataan ulang lokasi patung agar lebih aman dan dapat dikembangkan sebagai ikon wisata desa.

Sebelumnya, patung macan putih di Desa Balongjeruk viral karena bentuknya yang disebut lebih mirip kuda nil hingga zebra. Hal itu memicu beragam komentar warganet di media sosial.

"Perpaduan antara Kudanil. Zebra. Jadinya macan putih🙈🙈," tulis seorang warganet, Sabtu (27/12/2025).

Warganet lain menyebut patung tersebut menyerupai kuda nil putih. "Apakah itu Kudanil putih??," tulis warganet lainnya.

"Selalu belajar menghargai karya seni orang lain.. Itu lebih baik.. Itu mungkin hasil kawin silang antara macan dengan kambing mungkin," tulis komentar lain.

"Sekedar bertanya,seperti itukah macan putih saat ini?," tambah warganet.

Pantauan detikJatim di lokasi, banyak warga sengaja datang ke Desa Balongjeruk untuk melihat langsung patung macan putih yang viral tersebut.




(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads