200 Personel TNI dari Jatim Diberangkatkan ke Sumatera

Duka dari Utara Sumatera

200 Personel TNI dari Jatim Diberangkatkan ke Sumatera

Jihan Navira - detikJatim
Senin, 29 Des 2025 19:35 WIB
Personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya diberangkatkan menuju Aceh utuk penanggulangan bencana
Personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya diberangkatkan menuju Aceh utuk penanggulangan bencana (Foto: Nadira Media/detikJatim)
Surabaya -

Sebanyak 200 personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya diberangkatkan menuju Aceh Utara untuk melaksanakan tugas bantuan penanggulangan bencana alam (Gulbencal).

Satgas Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo dijadwalkan melaksanakan tugas bantuan penanggulangan bencana di wilayah Aceh Utara guna membantu percepatan penanganan pascabencana dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak.

Satgas dipimpin oleh Letkol Inf Heru Dwi Santoso selaku Dansatgas Yonif TP 837/KT. Pemberangkatan ditandai dengan upacara resmi di Baseops Lanudal Juanda, Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Senin (29/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upacara pemberangkatan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan berlangsung sejak pukul 09.10 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat Kodam V/Brawijaya.

ADVERTISEMENT

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa penugasan bantuan penanggulangan bencana merupakan tugas negara yang diamanatkan kepada TNI sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana alam.

"Penugasan ini adalah tugas kemanusiaan yang mulia. Prajurit dituntut bertindak cepat, tepat, dan aman dalam membantu evakuasi, pembangunan sarana darurat, perbaikan infrastruktur dan rehabilitasi, maupun dukungan teknik lainnya," ujar Rudy.

Rudy juga menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, dan soliditas selama bertugas, baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, maupun masyarakat setempat. Dalam upacara pemberangkatan tersebut, Rudy meminta seluruh personel menjaga sikap humanis serta nama baik TNI selama berada di wilayah penugasan.

"Kita senantiasa memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dalam penugasan semua senantiasa mendapat lindungan dan kemudahan," ujar Rudy.

Usai upacara, personel Satgas melaksanakan proses boarding menggunakan pesawat Hercules TNI AU C-130 SQ 31/A-1340. Kloter pertama sebanyak 100 personel lepas landas pada pukul 10.20 WIB dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Lhokseumawe, Aceh.




(dpe/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads