Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyuwangi terus dikebut. Hingga akhir 2025, peletakan batu pertama (groundbreaking) telah dilakukan di 82 lokasi, dengan titik terbaru berada di Kantor Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, di bawah koordinasi Kodim 0825 Banyuwangi.
Groundbreaking tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Tryadi Indrawijaya, serta jajaran Forkopimda. Peletakan batu pertama dilakukan di lahan seluas 20x30 meter.
Ipuk menegaskan, Pemkab Banyuwangi siap mendukung seluruh program pemerintah pusat, termasuk pembentukan KDKMP. Terkait aset tanah yang digunakan, Ipuk memastikan tidak ada persoalan selama status lahan clear and clean, tidak bermasalah secara administrasi, serta bukan lahan produktif seperti pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait dengan kepemilikan tanah harus tepat terutama tanah milik pemerintah daerah jangan sampai ada double account asetnya dan konsepnya harus sesuai ternyata bisa. Ke depan yang menggunakan tanah desa atau aset pemkab harus ada pengawasan yang ketat," kata Ipuk, Rabu (31/12/2025).
Ipuk menekankan keberadaan KDKMP ditujukan untuk jangka panjang guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Karena itu, pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, mulai dari manajemen hingga keuangan.
"Kami tentu targetnya tidak hanya cepat tapi juga sesuai prosedur dan manajemen yang profesional," imbuh Ipuk.
Sementara itu, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Tryadi Indrawijaya menargetkan pada Februari 2026 mendatang sudah ada 6 KDKMP yang dapat beroperasi dari 82 KDKMP yang tengah dibangun oleh KODIM 0825.
"Kami menargetkan nanti di Februari ada 6 koperasi yang beroperasi, sementara saat ini masih Koperasi Tukang kayu Sobo yang sudah ada," ungkapnya.
Tryadi menegaskan, model pengerjaan pembangunan KDKMP di bawah Kodim 0825 adalah dengan sistem karya bakti padat karya yang mengoptimalkan sinergi antara TNI dan warga.
"Pengerjaannya ini sesuai dengan impress nomor 17 tahun 2025 yang menggunakan sistem karya bakti padat karya dengan memberdayakan masyarakat bersama TNI," terang Tryadi.
Keberhasilan pembangunan KDKMP di Banyuwangi tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah yang turut menyukseskan program-program unggulan dari pemerintahan Presiden Prabowo.
"TNI AD mendukung penuh Seluruh program yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat, bersama-sama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat membangun wilayah kabupaten Banyuwangi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan apa yang diamanahkan bapak presiden dan karena design besarnya bagi negara ini," ujarnya.
Ada sejumlah lahan milik pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi yang akan menjadi lokasi pendirian KDKMP di mana seluruh verifikasinya dilakukan secara clear and clean oleh Pemkab dan Kodim 0825 Banyuwangi.
(auh/hil)
