Suasana jelang pergantian tahun di Kota Surabaya mulai terasa pada Rabu (31/12/2025). Sejumlah pedagang tampak memadati kawasan Taman Bungkul, terutama penjual terompet, mainan, dan makanan.
Pantauan detikJatim, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Taman Bungkul terpantau ramai namun masih lancar. Kawasan taman belum terlalu padat pengunjung.
Warga yang datang didominasi anak-anak dan keluarga yang memilih menghabiskan waktu santai menjelang malam pergantian tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam area taman, para pedagang berjajar rapi menawarkan dagangannya. Terompet warna-warni, mainan anak, hingga aneka makanan terlihat menghiasi sudut-sudut Taman Bungkul. Namun, para pedagang mengeluhkan penjualan yang tak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang pedagang terompet, Farrel mengaku penjualannya tahun ini mengalami penurunan cukup drastis.
Ia menyebut, pada momen pergantian tahun sebelumnya, terompet yang dijual bisa laku hingga 2 sampai 3 lusin. Namun, hari ini, terompet yang terjual baru sekitar empat buah.
"Saya sudah jualan terompet sejak 2022. Tadi mulai di Taman Bungkul dari sore sampai pukul 01.00 dini hari nanti," ungkap Farrel, Rabu (31/12/2025).
Keluhan serupa juga disampaikan pedagang lain bernama Akmal. Menurutnya, suasana jelang tahun baru kali ini terasa lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Lebih sepi tahun ini, semoga nanti semakin malam lebih ramai," katanya.
Para pedagang tetap berharap momentum pergantian tahun masih bisa mendongkrak penjualan mereka, meski tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
"Besok juga masih jualan, semoga bisa ramai yang beli terompet atau mainan-mainan, ada bola, pesawat, gelembung yang saya jual," pungkas Akmal.
(auh/hil)
