Gedung Parkir Kayutangan Malang Ditutup Sementara Usai Diuji Coba

Gedung Parkir Kayutangan Malang Ditutup Sementara Usai Diuji Coba

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 03 Jan 2026 10:58 WIB
Gedung parkir Kayutangan Heritage
Gedung parkir Kayutangan Heritage Foto: Muhammad Aminudin/ detikjatim
Malang -

Setelah menjalani uji coba gratis pada malam tahun baru, gedung parkir milik Pemkot Malang di kawasan Kayutangan Heritage ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk pembenahan sejumlah kekurangan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, penutupan gedung parkir akan berlangsung selama enam hari, mulai 1 hingga 6 Januari 2026. Langkah ini diambil menyusul temuan sejumlah kendala teknis saat uji coba operasional pada 31 Desember 2025.

"Pada saat uji coba operasional, kami menemukan beberapa kekurangan, seperti lantai parkir yang tergenang air hujan dan adanya kebocoran. Karena itu, kami minta pihak ketiga selaku pelaksana proyek segera melakukan perbaikan," kata Wahyu kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wahyu menyampaikan, apabila proses pembenahan telah rampung, gedung parkir tersebut akan kembali dibuka untuk umum pada 7 Januari 2026.

Pemkot Malang juga berencana menggratiskan tarif parkir selama satu pekan setelah gedung parkir kembali dibuka. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Setelah dibuka kembali, parkir akan digratiskan selama satu minggu dan seluruh sepeda motor wajib parkir di dalam gedung parkir," ungkapnya.

Gedung parkir Kayutangan HeritageGedung parkir Kayutangan Heritage Foto: Muhammad Aminudin/ detikjatim

Wahyu menambahkan, kehadiran gedung parkir tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain dinilai lebih aman, lokasinya juga dianggap cukup dekat dengan pusat aktivitas di kawasan Kayutangan Heritage.

"Dari pengendara motor yang kami temui, mereka merasa lebih nyaman karena parkir lebih tertata, aman, dan jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat keramaian," ujarnya.

Kepala Bidang Parkir Dinas Perhubungan Kota Malang Rahmat Hidayat menambahkan, terdapat sejumlah catatan perbaikan hasil evaluasi uji coba operasional.

Di antaranya masih minim rambu dan penunjuk arah, lantai parkir yang tergenang saat hujan, tikungan akses keluar motor yang terlalu tajam, gundukan tanjakan yang masih tinggi, serta belum tersedianya pembatas parkir atau wheel stopper di area parkir mobil.

Meski demikian, Rahmat menegaskan bahwa respons masyarakat terhadap keberadaan gedung parkir tersebut tergolong baik. Saat uji coba pada malam pergantian tahun, seluruh area parkir terisi penuh.

"Pada uji coba operasional malam Tahun Baru 31 Desember, gedung parkir terisi penuh dari lantai atas hingga bawah. Baru sekitar pukul 02.00 WIB kendaraan mulai keluar dan area parkir kosong," pungkasnya.




(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads