250 Titik Banjir di Surabaya Masih Jadi PR, Eri: Selesai 100 Titik

250 Titik Banjir di Surabaya Masih Jadi PR, Eri: Selesai 100 Titik

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 06 Jan 2026 15:00 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau sejumlah titik banjir di Kota Surabaya, Rabu (5/11)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau sejumlah titik banjir di Kota Surabaya (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Banjir masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar Pemerintah Kota Surabaya. Saat ini, tercatat masih ada 250 titik banjir di Kota Pahlawan, berkurang dari sebelumnya sebanyak 350 titik.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, tidak ada titik banjir baru. Ia menegaskan, pemkot terus berupaya menuntaskan ratusan titik banjir yang tersisa.

"Kita kan punya 350 titik banjir. Yang sudah bisa kita selesaikan 100 titik banjir, masih ada 250 titik banjir," kata Eri kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Selasa (6/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eri menjelaskan, pada tahun 2021, Surabaya memiliki 350 titik banjir. Sejak periode awal kepemimpinannya hingga kini sudah terselesaikan 100 titik.

Pemkot Surabaya pun tak bisa menyelesaikan banjir sendirian. Salah satu upayanya adalah meminta bantuan kepada Pemprov Jatim.

ADVERTISEMENT

"Salah satunya adalah kemarin yang jalan Jemursari, kita juga minta bantuan kepada provinsi untuk membuat saluran. Saluran Jemursari itu yang panjang itu. Itu kan sudah saluran alam itu. Kita akan buatkan pelengsengan," jelasnya.

Selain meminta bantuan Pemprov Jatim untuk membuat saluran, pemkot juga menyampaikan bantuan kepada Kementerian PU.

"Kementerian untuk yang di Jalan Kalianak keluar dari Gresik, Jalan Gresik itu. Karena tidak ada saluran di kanan kiri juga itu. Itu yang kita lakukan hari ini," ujarnya.

Tahun ini, beberapa titik banjir di kawasan Simo akan dikerjakan. Apalagi di Jalan Simo Kalangan, banjir langganan sudah sejak 2014.

"Insyaallah ke depan yang kita kerjakan adalah Simo Kalangan, Simo Hilir, Simo Rejo A, 1A, 1B, dan Tanjungsari. Itu yang fokus kita di tahun 2026," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads