Bupati Lumajang Indah Amperawati memastikan jarak luncur erupsi Gunung Semeru berupa awan panas masih berada dalam radius aman. Dia pastikan dampak material erupsi jauh dari permukiman penduduk.
Sebelumnya, Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi berupa luncuran awan panas dengan jarak luncur terakhir sejauh 5 kilometer.
Awan panas ini mulai terekam sekitar pukul 15.13 WIB dengan jarak awal 4 kilometer dan berakhir pada pukul 16.01 WIB dengan jarak 5 kilometer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pos Pengamatan Gunung Api Semeru melaporkan erupsi awan panas ini memiliki amplitudo maksimal (Amak) 22 milimeter.
Menurut Bupati Lumajang, Indah Amperawati luncuran awan panas Gunung Semeru masih jauh dari kawasan pemukiman penduduk.
Baca juga: Status Siaga, Semeru 3 Kali Erupsi Pagi Ini |
"Awan panas guguran gunung Semeru masih aman dari pemukiman warga" ujar Bupati Lumajang Indah Amperawati kepada detikjatim Jumat (9/1/2026).
Meski demikian, warga diimbau agar tetap tenang dan waspada sembari terus memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.
"Agar masyarakat tetap selalu waspada dengan semua potensi bencana yang ada," pungkas Indah.
(irb/dpe)