Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Mlarak Ponorogo Tanami Pisang-Pepaya

Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Mlarak Ponorogo Tanami Pisang-Pepaya

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 12 Jan 2026 22:00 WIB
Warga saat melintas di jalan yang rusak
Warga saat melintas di jalan yang rusak (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, melakukan aksi unik sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Jalan penghubung Desa Mlarak-Desa Kaponan itu ditanami pohon pisang dan pepaya oleh warga.

Pantauan di lokasi, terdapat enam pohon yang ditanam tepat di badan jalan yang mengalami kerusakan parah. Lima pohon berupa pisang dan satu pohon pepaya berjajar di sepanjang ruas jalan rusak sekitar 125 meter.

Aksi tersebut dilakukan karena warga mengaku sudah bertahun-tahun mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan licin, terutama saat hujan. Akibatnya, pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang warga, Prayoga, mengaku dirinya yang menanam pohon-pohon tersebut. Ia menyebut aksi itu sebagai bentuk kekecewaan sekaligus protes agar pemerintah segera turun tangan.

ADVERTISEMENT

"Saya yang menanam ini. Harapannya ya segera diperbaiki. Ini bentuk protes warga," kata Prayoga kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

Menurut Prayoga, jalan tersebut sudah sering memakan korban kecelakaan akibat kondisi yang licin dan rusak. Ia berharap dengan aksi tersebut, pemerintah daerah segera merespons.

"Sudah tahunan rusak. Kalau yang jatuh itu banyak, bisa sampai belasan orang. Saya tanam kemarin sore," ujarnya.

Hal senada disampaikan warga lain, Semo Kusnudin. Ia mengatakan jalan antar desa tersebut merupakan akses utama yang digunakan warga setiap hari untuk beraktivitas.

"Ini jalan sehari-hari warga. Rusaknya sudah lama, tahunan," terang Semo.

Ia menambahkan, selama ini perbaikan hanya bersifat sementara dengan penambalan menggunakan urug. Warga berharap pemerintah membangun jalan secara permanen agar aman dilalui.

"Kalau hujan licin sekali. Sudah ada yang jatuh juga. Harapannya ya dibangun yang bagus," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads