Ribuan Ikan di Ranu Grati Pasuruan Mati Akibat Sapon, Petambak Merugi

Ribuan Ikan di Ranu Grati Pasuruan Mati Akibat Sapon, Petambak Merugi

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 14 Jan 2026 09:50 WIB
Ikan mati di keramba budi daya kawasan Danau Ranu Grati
Ikan mati di keramba budi daya kawasan Danau Ranu Grati/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Sapon atau angin kencang di Danau Ranu Grati, Pasuruan, menyebabkan ribuan ikan mati. Para petambak keramba merugi jutaan rupiah.

Sapon mulai menerpa kawasan Ranu Grati sejak awal Januari. Badai angin ini mulai berdampak pada ikan, terutama yang ada dalam keramba beberapa hari ini.

"Datangnya angin pagi dan sore," terang Rusdi (52) salah satu pemilik keramba asal Desa Ranuklindunga, Kecamatan Grati, Rabu (14/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusdi mengatakan, ia memiliki 24 petak keramba berisi nila dan tombo. Ia menderita kerugian jutaan rupiah karena ikan mati.

ADVERTISEMENT

"Kemarin satu kuintal mati, rugi Rp 3 juta. Sekarang tiga kuintal, rugi Rp 7 juta," terangnya.

Khoirul Anam, pemilik 18 petak keramba juga mengaku mengalami kerugian karena ikan mati. Ia harus memilih ikan mati yang masih laku dijual.

"Sekarang nggak bisa diprediksi datangnya sapon," terangnya.

Danau Ranu Grati di Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai tempat budi daya ikan dalam keramba. Sekitar 3 hektare perairan dari total danau seluas 107 hektare, terbangun keramba apung dan keramba tancap.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads