Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Jatim hingga 20 Januari 2026

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Jatim hingga 20 Januari 2026

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 16 Jan 2026 11:45 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan Jatim.
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan Jatim. Foto: Gemini AI
Surabaya -

BMKG Maritim Tanjung Perak menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi melanda sejumlah wilayah perairan Jatim pada 16-20 Januari 2026. Ketinggiannya diprakirakan berada di rentang 1,25-2,5 meter serta 2,5-4 meter.

Gelombang dengan ketinggian antara 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Masalembo, Perairan Bawean Bagian Utara dan Selatan, Perairan Tuban, Perairan Lamongan, serta Perairan Gresik Bagian Utara.

Begitupun di Perairan Utara Bangkalan, Perairan Utara Sampang, Perairan Utara Pamekasan, Perairan Sumenep Bagian Utara, Perairan Kepulauan Sapudi Bagian Utara dan Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, ketinggian gelombang yang sama diprakirakan terjadi di Perairan Kepulauan Kangean Bagian Timur dan Selatan, Perairan Pacitan, Perairan Trenggalek, Perairan Tulungagung, Perairan Blitar, Perairan Malang, Perairan Lumajang, dan Perairan Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

Sementara wilayah Perairan Jember berpeluang mengalami gelombang tinggi dengan rentang 2,5-4 meter.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Sutarno mengingatkan masyarakat, terutama yang hendak beraktivitas di wilayah perairan Jatim untuk waspada.

"Waspada dengan keberadaan awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap, bisa menambah angin dan tinggi gelombang," ujar Sutarno, Jumat (16/1/2026).

Untuk saran keselamatan, perahu nelayan diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

"Kapal tongkang dapat waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," tambahnya.

Sedangkan, kapal ferry diminta waspada apabila sewaktu-waktu kecepatan angin di wilayah perairan mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.

Masyarakat pun diimbau selalu mengikuti informasi terkini yang disampaikan BMKG sebelum beraktivitas di wilayah perairan Jatim.




(auh/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads