Melihat Perayaan Siwaratri Umat Hindu Tengger di Pura Wahyu Dharma

Melihat Perayaan Siwaratri Umat Hindu Tengger di Pura Wahyu Dharma

M. Rofiq - detikJatim
Sabtu, 17 Jan 2026 16:00 WIB
Umat Hindu Tengger Rayakan Siwaratri di Pura Wahyu Dharma, Dihadiri Umat dari Luar Daerah
Umat Hindu Tengger Rayakan Siwaratri di Pura Wahyu Dharma, Dihadiri Umat dari Luar Daerah Foto: M. Rofiq/ detikjatim
Bromo -

Umat Hindu Suku Tengger di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Probolinggo menggelar perayaan Hari Suci Siwaratri di Pura Wahyu Dharma, Dusun Mrati, Sabtu (17/1/2026) malam. Perayaan ini berlangsung khidmat dan dihadiri umat Hindu dari berbagai desa, baik dari dalam maupun luar wilayah Sukapura.

Hari Suci Siwaratri dimaknai umat Hindu sebagai momen perenungan diri, introspeksi atas dosa-dosa, serta pemujaan kepada Dewa Siwa. Rangkaian ibadah dijalani dalam keheningan doa dan pembacaan mantra yang dilaksanakan semalaman.

Tradisi ini juga kerap dikaitkan dengan kisah Lubdaka dan menjadi momentum spiritual untuk menata kehidupan yang lebih baik di tahun 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perayaan Siwaratri di Desa Ngadirejo tahun ini terbilang istimewa karena dihadiri umat Hindu dari berbagai daerah. Mereka datang dari Desa Sumberanom, Wonokerso, Sumber, dan Ledokombo di Kecamatan Sumber, serta Desa Sariwani dan Desa Sapikerep di Kecamatan Sukapura.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Probolinggo, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Ngadirejo, Kepala Desa Ngadirejo, serta para pemuda-pemudi pengurus Pura Wahyu Dharma.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, PSN Korda Probolinggo, Sujarwo, mengaku terharu melihat antusiasme umat Hindu, khususnya generasi muda, dalam melaksanakan perayaan Siwaratri tahun 2026. Menurutnya, semangat kebersamaan serta kehadiran umat dari luar daerah mencerminkan kuatnya nilai spiritual dan persaudaraan di kalangan umat Hindu Tengger.

"Siwaratri melambangkan keharmonisan hubungan manusia dengan sesama manusia serta manusia dengan alam. Melalui hening doa dan pemujaan kepada Dewa Siwa, umat diharapkan dapat melebur dosa dan menata diri menjadi pribadi yang lebih baik. Harapannya, warga Dusun Mrati, Desa Ngadirejo, semakin solid dan kompak dalam menjalankan ajaran agama Hindu," ujar Sujarwo.

Perayaan Siwaratri tahun 2026 di wilayah Tengger bertepatan dengan pelaksanaan adat Tekane Ping Pitu atau Kapitu. Untuk menjaga kekhusyukan dan keheningan ibadah, pemerintah desa menutup akses jalan di Desa Ngadirejo mulai pukul 18.00 WIB.

Kepala Desa Ngadirejo, Anang Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu dan pengurus Pura Wahyu Dharma atas kekompakan dan kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

"Saya mengucapkan selamat Hari Raya Siwaratri tahun 2026. Semoga melalui renungan doa dan peleburan dosa, kita semua dapat memulai kehidupan yang lebih baik ke depannya. Pemerintah desa mendukung penuh pelaksanaan ibadah ini, salah satunya dengan menutup akses jalan demi menjaga keheningan pemujaan kepada Dewa Siwa," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads