Mahasiswa Ubaya Ciptakan VeriFuel, Alat Uji Kemurnian BBM

Mahasiswa Ubaya Ciptakan VeriFuel, Alat Uji Kemurnian BBM

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 18 Jan 2026 20:50 WIB
Mahasiswa Ubaya Ciptakan Alat Uji Kemurnian BBM Cegah Oplosan
Inovasi Universitas Muhammadiyah Surabaya Foto: Istimewa
Surabaya -

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan alat penguji kemurnian bahan bakar minyak (BBM) guna mencegah praktik oplosan. Prototipe alat penguji ini telah terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT).

Perangkat bernama VeriFuel tersebut dikembangkan oleh tiga mahasiswa, yakni Evan Nugroho, Christabel Audrey Theresya, dan Michael Ong. Alat ini menggunakan dua indikator pengukuran utama, yaitu sensor gas dan sensor suhu.

Hasil pengukuran disajikan secara real-time, lengkap dengan informasi lokasi yang akurat melalui sistem Global Positioning System (GPS). Data pengujian dapat dilihat langsung pada perangkat maupun melalui aplikasi khusus yang dirancang untuk mendukung kinerja VeriFuel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ide untuk menciptakan alat ini bermula dari kekhawatiran di kalangan konsumen terkait dugaan penurunan kualitas BBM. Selain itu, belum terdapat metode verifikasi kualitas BBM yang bersifat preventif. Oleh karena itu, dibutuhkan mekanisme verifikasi yang independen yang ditawarkan oleh perangkat VeriFuel ini," kata Christabel, Minggu (18/1/2026).

ADVERTISEMENT

Christabel menjelaskan, proses pengukuran menggunakan VeriFuel tergolong mudah dan ringkas. Setelah perangkat dinyalakan, petugas cukup mengisi tabung yang berada di bagian bawah alat dengan BBM sebanyak 350-450 mililiter.

Mahasiswa Ubaya Ciptakan Alat Uji Kemurnian BBM Cegah OplosanMahasiswa Ubaya Ciptakan Alat Uji Kemurnian BBM Cegah Oplosan Foto: Istimewa

Selanjutnya, tabung ditutup agar sensor suhu dan gas dapat bekerja secara optimal. Dalam waktu sekitar 10 detik, perangkat akan menampilkan hasil pengukuran berupa status normal atau tidak normal melalui layar OLED. Karena terhubung dengan jaringan Wi-Fi, hasil pengukuran tersebut juga otomatis muncul di aplikasi versi petugas.

"Selanjutnya, data diunggah lengkap dengan pelacakan lokasi yang akurat serta penanda waktu. Informasi ini dapat diakses oleh konsumen secara real-time melalui versi aplikasi pengguna," jelasnya.

VeriFuel beroperasi menggunakan daya baterai isi ulang. Dengan ukuran yang ringkas dan desain ergonomis, perangkat ini memberikan kemudahan dalam penyajian informasi kepada konsumen.

"VeriFuel merupakan wujud pemberdayaan konsumen dengan menggeser metode pengawasan dari reaktif menjadi preventif sebelum BBM masuk ke tangki kendaraan. Dengan demikian, potensi kerusakan teknis dan kerugian finansial dapat dihindari," pungkasnya.

Diketahui, pada tahun 2025, inovasi ini berhasil meraih Juara III dalam ajang Internet of Things Nasional Electro Champion.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads