Kerangka manusia muncul ke permukaan tanah di area pemakaman umum Dusun Pandean, Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kejadian ini mengejutkan warga dan videonya tersebar di media sosial.
Peristiwa ini terjadi setelah banjir menggerus tanah makam yang berada tepat di tepi sungai, Minggu (18/1/2026). Dari rekaman video amatir yang beredar luas di masyarakat, tampak jelas tulang manusia, termasuk bagian tengkorak, tergeletak di atas permukaan tanah pemakaman yang becek dan berlumpur. Kondisi makam terlihat ambles, dengan retakan cukup parah akibat abrasi air sungai yang meluap.
Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung kerusakan makam tersebut. Kejadian ini pun sempat memicu keresahan, mengingat posisi pemakaman yang rawan terdampak banjir susulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Desa Nguling, Edi Suyitno, membenarkan adanya peristiwa terbongkarnya makam akibat banjir tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini murni disebabkan faktor alam.
"Tingginya debit air sungai membuat plengsengan tidak mampu menahan luapan air, sehingga tanah di sekitar pemakaman tergerus," kata Edi, Senin (19/1/2026).
Menurut Edi, hanya satu makam lama yang terdampak hingga kerangka jenazah terlihat keluar dari liang lahat. Kerangka tersebut telah dievakuasi dan dimakamkan kembali oleh warga bersama perangkat desa.
"Sudah dimakamkan kembali," tuturnya.
(irb/hil)
