Pemkot Malang Bagikan Ratusan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Pemkot Malang Bagikan Ratusan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 20 Jan 2026 22:50 WIB
Pembagian becak listrik di Kota Malang
Pembagian becak listrik di Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Raut suka cita tampak dari wajah para pengayuh becak di Kota Malang. Ratusan tukang becak menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang dibagikan melalui Pemerintah Kota Malang.

Pembagian becak listrik digelar di Balai Kota Malang secara langsung oleh Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Setidaknya ada 200 penerima becak listrik di Kota Malang dari berbagai usia. Forkopimda Kota Malang juga turut hadir saat pembagian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mbah Rasmun, salah satu penerima becak listrik asal Bareng, Kota Malang, mengaku bangga dan mengucap syukur dengan usianya hampir 100 tahun ini telah menerima pembagian becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"Terima kasih Bapak Presiden pemberian becak listriknya," kata Mbah Rasmun saat menjadi salah satu perwakilan di Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026).

Sementara Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut kehadiran becak listrik disambut antusias oleh para pengemudi becak maupun masyarakat di Kota Malang.

"Atas nama warga dan Pemerintah Kota Malang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Hari ini Kota Malang sangat senang karena pengemudi becak menerima becak listrik gratis," ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, program becak listrik tidak berhenti pada tahun ini. Pemerintah pusat berencana melanjutkan bantuan serupa pada 2026 dan 2027, seiring tingginya minat dan hasil uji coba yang dinilai berhasil.

Wali Kota juga menjelaskan, becak listrik sangat relevan dengan karakter Kota Malang sebagai kota pariwisata dan pendidikan.

Wisatawan, termasuk turis mancanegara, dinilai lebih menyukai berkeliling kota menggunakan becak karena bisa menikmati udara dan melihat objek wisata secara langsung.

"Untuk penerapannya, kami bekerja sama dengan PHRI dan travel. Becak listrik ini kami utamakan untuk menunjang pariwisata. Nantinya akan ada paguyuban agar ada kebersamaan dan koordinasi, termasuk pendampingan teknis," ungkapnya.

Terpisah, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko menambahkan, bantuan 200 becak listrik ini merupakan bentuk kolaborasi Yayasan GSN dengan Pemkot Malang atas arahan Presiden RI.

Becak ini, dikhususkan untuk tahap pertama bagi para tukang becak dengan usia kisaran 70 tahun ke atas.

"Kami akan lakukan pendampingan dan pelatihan teknis sampai pengemudi benar-benar bisa mengoperasikan becak listrik dengan baik. Biasanya paling lama satu minggu sudah bisa semua," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads