Sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo banjir akibat sungai meluap. Data sementara, 5 kecamatan terendam banjir bahkan longsor malam ini.
Lima kecamatan tersebut yakni Banyuglugur, Besuki, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit. tak hanya itu, jalur Pantura di kecamatan itu juga terdampak
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Situbondo, Timbul Surianto mengatakan ketinggian banjir dari 30 hingga 70 sentimeter. Ia juga mengimbau agar warga selalu berhati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar sungai dan jembatan," kata Timbul Surianto, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, hal itu untuk mencegah risiko kecelakaan akibat arus yang mengalir deras serta kontur tanah tak terlihat yang mengakibatkan terperosok.
BPBD juga mengimbau, agar masyarakat segera mengamankan barang-barang berharga pribadi. "Segera naikkan dokumen penting, alat elektronik, dan barang berharga lainnya," tandas Timbul Surianto.
Selain sungai yang meluap, banjir yang terjadi diduga juga karena kiriman dari kawasan selatan pegunungan. Sebab, hujan deras di kawasan tersebut turun sejak siang hari.
Hal ini mengakibatkan sungai tak dapat menampung hingga mengakibatkan luapan air. Tak hanya itu, banjir juga berdampak pada jalur raya pantura. Akibatnya, sejumlah pengguna jalan sempat terjebak.
"Pasukan langsung kami sebar ke wilayah-wilayah terdampak untuk membantu evakuasi warga," kata Timbul.
Berdasarkan hasil assessment sementara, sejumlah wilayah di bagian barat Kabupaten Situbondo juga mengalami banjir, bahkan ada yang longsor.
"Info sementara yang terdampak banjir dan sebagian ada yang longsor yaitu wilayah Kendit, Klatakan, Caron, Kembangsambi, Bungatan, Mlandingan, Jatibanteng, Besuki, Banyuglugur, serta Kalisari," beber Timbul.
(auh/abq)
