9 Penerbangan Dialihkan Usai Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda

9 Penerbangan Dialihkan Usai Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda

Suparno - detikJatim
Jumat, 30 Jan 2026 11:59 WIB
Bandara Juanda Latihan Penanganan Kecelakaan Pesawat
Ilustrasi penerbangan di Bandara Juanda (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, mengonfirmasi terjadinya insiden yang melibatkan pesawat latih di area landasan pacu (runway), Jumat (30/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, runway Juanda sempat ditutup sementara selama kurang lebih satu jam guna proses evakuasi pesawat dan pemeriksaan menyeluruh demi menjamin keselamatan operasional penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang tertinggal di landasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, runway Bandara Internasional Juanda sempat ditutup selama kurang lebih satu jam untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh pada runway," ujar Tohir dalam keterangan resminya, Jumat (30/1/2026)

Ia menjelaskan, inspeksi dilakukan untuk memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris (FOD) maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu keselamatan lepas landas dan pendaratan pesawat.

ADVERTISEMENT

Dampak dari penutupan sementara tersebut, sebanyak sembilan penerbangan terpaksa melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke bandara lain.

"Bandara Internasional Juanda telah berkoordinasi secara intensif dengan maskapai terkait guna memastikan penanganan penumpang dan operasional penerbangan dapat berjalan dengan baik," kata Tohir.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan dinyatakan selesai serta kondisi runway dipastikan aman, operasional penerbangan di Bandara Juanda kembali dibuka.

"Runway saat ini telah dibuka kembali dan operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda kembali berjalan normal," ujarnya.

Pihak bandara juga memastikan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin seluruh prosedur keselamatan penerbangan berjalan sesuai ketentuan.

Tohir menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa bandara atas ketidaknyamanan yang timbul akibat insiden tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara dan pihak terkait atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pihak," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads