Prajurit TNI Angkatan Laut asal Lamongan Praka Marinir (Anumerta) Dicky Yogha Priambada yang menjadi korban longsor Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat dimakamkan. Prosesi pemakaman diwarnai isak tangis keluarga.
Jenazah Praka Dicky tiba di rumah duka Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 14.20 WIB menggunakan kendaraan Kerta Merta Marinir TNI AL. Praka Dicky kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Desa/Kecamatan Sugio.
Tangis sang istri tak terbendung ketika peti jenazah diturunkan dari kendaraan dan dibawa menuju rumah duka. Jenazah almarhum yang sebelumnya telah disalati di Jakarta kemudian dibawa ke pemakaman dengan diiringi penghormatan terakhir dari rekan sesama prajurit dan keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakak sepupu korban, Hadi Susanto mengungkapkan, kabar duka pertama kali diterima oleh istri almarhum dari pihak kesatuan. Saat itu, Praka Dicky diketahui tengah menjalankan penugasan di wilayah Cisarua, Bandung Barat di lokasi terjadinya bencana tanah longsor.
"Istrinya mendapat kabar dari kesatuan kalau Dicky dinyatakan hilang saat kejadian longsor. Tidak lama kemudian kami mendapat kabar kalau ia gugur," kata Hadi seusai prosesi pemakaman, Selasa (3/2/2026) sekira pukul 15.30 WIB.
Hadi juga mengungkapkan pesan terakhir almarhum yang kini terasa sebagai firasat sebelum almarhum dikabarkan meninggal dunia. Beberapa hari sebelum kejadian, Praka Dicky sempat meminta istrinya membeli payung hitam dan mengirimkannya kepada sang ibu.
"Ibunya sempat punya firasat. Tiga atau empat hari sebelum kejadian, Dicky mengirim payung dan dompet yang katanya untuk keperluan pengajian. Payung itu seperti untuk memayungi jenazah," ujar Hadi.
Praka Marinir (Anumerta) Dicky Yogha Priambada menjadi salah satu prajurit TNI AL yang gugur dalam musibah tanah longsor di Cisarua saat menjalankan tugas negara. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus menjadi pengorbanan terakhir dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sebelumnya, empat prajurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL) jadi korban tewas longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sedangkan puluhan lainnya masih dilakukan pencarian.
Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan salah satu korban diketahui dari Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Deni menambahkan, korban hingga kini masih dalam pencarian.
"Iya benar, ada korban asal Lamongan. Kami dari Kodim 0812 Lamongan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Saat ini proses pencarian masih berlangsung dan kami menunggu rilis resmi dari pihak TNI serta tim DVI," ujar Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, Rabu (28/1/2026).
(auh/abq)
