2 Janin Diduga Bayi Kembar Ditemukan di Septic Tank Apartemen Malang

2 Janin Diduga Bayi Kembar Ditemukan di Septic Tank Apartemen Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 07 Feb 2026 13:50 WIB
Temuan dua janin laki-laki di apartemen Begawan Kota Malang
Temuan dua janin laki-laki di apartemen Begawan Kota Malang (Foto: Istimewa)
Malang -

Dua janin ditemukan di bak penampungan septic tank apartemen Begawan, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Janin itu merupakan bayi kembar laki-laki yang baru lahir.

Dua jasad bayi laki-laki itu ditemukan pada Jumat (6/2/2026), pukul 16.00 WIB. Lokasi bak penampungan septic tank berada di area lantai LG atau ground floor apartemen yang berada di Jalan Raya Tlogomas itu.

Saat ditemukan, tali pusar masih menempel pada perut janin laki-laki itu. Setelah dievakuasi, petugas membawa jasad bayi tersebut ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Shobikin menuturkan, penemuan jasad bayi itu berawal dari petugas petugas engineering apartemen bersama vendor sedot WC melakukan pembersihan sewage treatment plan atau limbah air kotor dan bekas pembuangan apartemen, pukul 13.00 WIB.

Penyedotan awalnya dilakukan pada chamber screen atau bak penampungan yang berada di lantai LG.

ADVERTISEMENT

"Kemudian petugas membuka lubang bak penampungan septic tank (chamber screen) dalam kondisi belum ada janin, kemudian dilakukan penyedotan menggunakan mobil tangki 1," beber Lukman kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Setelah mobil tangki 1 sudah terisi penuh, penyedotan beralih ke chamber grease trap atau lubang pipa septic tank menggunakan mobil tangki 2.

"Saat mulai menyedot tiba tiba terdengar barang jatuh dari arah pipa kloset pembuangan ke chamber screen (bak penampungan). Ketika dilihat ada dua janin bayi beserta ari-arinya," ungkap Lukman.

Petugas kemudian melaporkan temuan janin tersebut ke Polsek Lowokwaru. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota.

Menurut Lukman, saksi tidak mengetahui secara pasti dari mana janin tersebut berasal.

"Para saksi belum mengetahui asal janin dari lubang pipa pembuangan kotoran yang mana, dan hanya tahu pipa pipa tersebut merupakan saluran dari kamar kamar di apartemen," pungkasnya.

Setelah proses identifikasi kedua janin selesai dilakukan, petugas pun kemudian membawanya ke RSSA Kota Malang.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads