Aliansi Peduli Sidoarjo menggelar unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Sidoarjo. Mereka mendesak pimpinan dewan memfasilitasi pertemuan antara Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana agar segera melakukan islah demi stabilitas pemerintahan daerah.
Aksi tersebut diikuti belasan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan LSM yang tergabung dalam Aliansi Peduli Sidoarjo. Di antaranya PBB, GRIB KAYA, URC GOJEK, MADAS, LIRA, hingga GMBI. Mereka menilai keretakan hubungan dua pucuk pimpinan daerah itu berpotensi mengganggu pelayanan publik.
Sekretaris Aliansi Peduli Sidoarjo, Bramada Pratama Putra, mengatakan pihaknya telah melakukan gelar aksi damai di depan gedung dewan. Hasil pertemuan dengan DPRD Sidoarjo. Hasilnya, DPRD berkomitmen akan segera mengundang bupati dan wakil bupati untuk klarifikasi sekaligus mediasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil pertemuan tadi, pimpinan DPRD Kabupaten Sidoarjo secepatnya akan mengundang Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo ke DPRD untuk menanyakan langsung terkait ketidakharmonisan ini," ujar Bramada usai gelar demo, Selasa (10/2/2026)
Namun, Bramada menegaskan aliansi tidak ingin terseret dalam kepentingan politik salah satu pihak. Mereka menyatakan hanya akan hadir dalam forum resmi yang difasilitasi DPRD, bukan pertemuan informal.
"Kami tegaskan, kalau diundang dalam acara formal yang difasilitasi DPRD, kami siap hadir. Tapi kalau pertemuan-pertemuan di luar itu, kami sepakat tidak mau, karena bisa menimbulkan asumsi liar seolah-olah kami memihak salah satu pihak," tegasnya.
Menurutnya, gerakan Aliansi Peduli Sidoarjo murni swadaya masyarakat dan berdiri atas nama kepentingan warga Sidoarjo.
"Kami berdiri di sini mengatasnamakan rakyat Sidoarjo, bukan oknum atau kelompok tertentu. Ini murni gerakan bersama demi kebaikan daerah," tambahnya.
Aliansi juga menyiapkan langkah lanjutan jika mediasi tidak segera terlaksana. Mereka memberi tenggat waktu sebelum Ramadan.
"Langkah konkret pertama, kami menunggu DPRD mengundang W1 dan W2. Kalau itu tidak terjadi dalam waktu dekat, sebelum Ramadan kami akan menggelar aksi yang lebih besar. Selain itu, kami juga akan bersurat ke Kementerian Dalam Negeri RI," pungkas Bramada.
Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menyambut baik aspirasi yang disampaikan Aliansi Peduli Sidoarjo. Ia menegaskan DPRD siap memfasilitasi komunikasi demi kemajuan daerah.
"Alhamdulillah setelah kita berdiskusi dan bersilaturahmi dengan teman-teman Aliansi Peduli Sidoarjo, semuanya demi kebaikan, kemajuan, dan kemaslahatan Sidoarjo," kata Nasih.
Ia memastikan DPRD akan segera mengambil langkah awal dengan mengundang kedua pimpinan daerah tersebut.
"Prinsipnya kami siap untuk mengundang dan memfasilitasi. Mudah-mudahan ini menjadi momentum baik, apalagi menjelang bulan suci Ramadan, agar suasana di Sidoarjo kembali kondusif," tandasnya.
(dpe/abq)