Gedung eks Hi-Tech Mall Surabaya akan dijadikan pusat kreativitas baru di Kota Pahlawan. Konsepnya, Pemkot Surabaya akan menyiapkan gedung itu menjadi ruang publik berbasis sains, kreativitas, dan teknologi.
Pemkot Surabaya akan merancang kawasan ini menjadi semacam pusat edukasi, kolaborasi, dan inovasi yang fleksibel bagi masyarakat. Terutama bagi para generasi muda di Kota Pahlawan.
Proses revitalisasi sudah dimulai sejak 2024 dengan fokus awal pada infrastruktur awal. Pada 2025 hingga saat ini penataan dilanjutkan dengan meningkatkan kualitas ruang serta penyiapan program sesuai konsep yang direncanakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian mengatakan transformasi Hi-Tech Mall akan diarahkan untuk mengubah fungsi bangunan dari pusat perdagangan konvensional menjadi ruang publik produktif.
"Melalui revitalisasi ini, Hi Tech Mall diarahkan untuk menjadi ruang publik baru berbasis sains, kreativitas, dan teknologi yang inklusif dan dapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda," ujar Iman, Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan rencana konsep yang diterima detikJatim, kawasan Hi-Tech Mall akan dibagi menjadi beberapa zona utama yang disesuaikan dengan fungsi tiap lantai. Lantai dasar difokuskan sebagai zona sains dan edukasi teknologi yang akan diisi studio gim animasi, perpustakaan hingga 'klinik' inkubasi bisnis.
Zona kreativitas ditempatkan di basement hingga lantai 2. Basement berisi ruang pameran. Kemudian lantai satu dikembangkan untuk aktivitas media kreatif dan desain seperti studio musik, film, dan produksi konten digital.
Ada pun untuk lantai 2 disiapkan sebagai ruang seni dan budaya. Mulai dari seni pertunjukan hingga workshop kreatif bagi komunitas. Adapun lantai 3 akan difungsikan jadi zona pendukung yang memadukan ruang pertemuan, rekreasi, dan olahraga.
Di lantai ini akan disediakan fasilitas olahraga seperti 3 lapangan padel dan skate park sekaligus area kuliner serta ruang berkumpul. Dalam pengembangannya, Pemkot Surabaya akan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pemkot akan bekerja sama dengan komunitas kreatif dan teknologi, perguruan tinggi, pelaku industri kreatif, startup, hingga mitra swasta yang sejalan dengan visi pengembangan kawasan.
Kolaborasi itu diharap mampu menghadirkan program yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga eks Hi-Tech Mall dapat bertransformasi menjadi pusat sains, kreativitas, dan teknologi di jantung Kota Surabaya.
"Harapannya, Hi Tech Mall dapat menjadi tempat belajar, berekspresi, dan berkolaborasi bagi generasi muda Surabaya," tandas Iman.
(auh/dpe)
