Sempat Telantar, Nenek Asal Garut Nekat ke Lamongan untuk Temui Purnomo

Sempat Telantar, Nenek Asal Garut Nekat ke Lamongan untuk Temui Purnomo

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 11 Feb 2026 14:45 WIB
Nenek asal Garut yang ingin temui Ipda Purnomo di Lamongan dan sempat telantar di Cikampek.
Nenek asal Garut yang ingin temui Ipda Purnomo di Lamongan dan sempat telantar di Cikampek. (Foto: tangkapan layar)
Lamongan -

Seorang nenek asal Garut menempuh perjalanan ke Lamongan untuk menemui Purnomo, pemimpin Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Dalam perjalanan, Nenek yang sempat telantar di Cikampek hingga bertemu sopir yang rela mengantarnya ke Lamongan.

Nenek bernama Ayu Minarti (75) itu tiba di Mapolsek Lamongan Kota pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Ia diantar seorang sopir berinisial JA (59) yang menemukan dirinya dalam kondisi telantar di wilayah Cikampek.

Kepada warga saat itu Ayu mengaku ingin pergi ke Lamongan untuk bertemu dengan Purnomo, polisi baik pemimpin Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Warga yang merasa iba meminta bantuan JA yang kebetulan hendak menuju Surabaya untuk mengantarkan nenek itu ke Lamongan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya di Lamongan, JA mengaku tidak tahu alamat pasti tujuan yang dimaksud. Ia memutuskan membawa Bu Ayu ke Polsek Lamongan Kota untuk meminta bantuan," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

Kapolsek Lamongan Kota Kompol M Fadelan bersama anggotanya menerima kedatangan Ayu dan mendengarkan maksud dan tujuannya. Setelah memastikan informasi yang disampaikan, polisi mengantarkan Ayu ke alamat yang dituju yakni di kediaman Purnomo di Desa Nguwok, Kecamatan Modo.

"Berkat pendampingan itu, Ibu Ayu akhirnya dapat bertemu langsung dengan Purnomo sesuai dengan harapannya," ujarnya.

Hamzaid mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepolisian apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan, terutama kelompok rentan seperti lansia.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center 110 apabila menemukan warga yang memerlukan bantuan," lanjutnya.

Ia menegaskan, kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pelindung masyarakat dalam situasi kemanusiaan.

Purnomo, pemimpin Yayasan Berkas Bersinar Abadi menyebut jika sang nenek masih berada di kediamannya. Maksud kedatangan sang nenek, aku Purnomo, ingin meminta bantuan kepada dirinya terkait nasibnya.

"Sekarang masih di sini. Besok rencananya akan pulang," terang Purnomo.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads