Kondisi SDN Margantoko 1, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, memprihatinkan. Seluruh ruang kelas yang dimiliki sekolah tersebut mengalami kerusakan dan tidak layak ditempati, bahkan dua ruang kelas dilaporkan ambruk total.
Kepala Sekolah SDN Margantoko 1, Suranta mengatakan, saat ini ruang kelas tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ada dua kelas yang telah lama ambruk hingga ditumbuhi pepohonan liar.
"Mulai saya jadi kepala sekolah 2022 awal dua ruang kelas itu sudah rusak parah dan tidak di tempati. Terus merembet ke ruang lainnya," kata Suranta kepada detikJatim sambil menunjukkan kondisi sekolahnya, Kamis (12/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total lima ruang kelas yang dimiliki, hanya dua ruangan yang masih digunakan untuk proses belajar mengajar. Namun, kondisi kedua ruangan tersebut juga jauh dari kata layak karena mengalami kerusakan cukup parah.
"Jumlah ruang kelas ada lima, tiga rusak berat tidak bisa ditempati, dua ruang rusak juga tapi masih ditempati karena tidak ada tempat lain," ujarnya.
"Kalau cuaca tidak bagus ya harus pindah jadi satu di perpustakaan," imbuhnya.
Akibat kondisi gedung sekolah yang tidak layak, jumlah siswa SD negeri tersebut terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Banyak orang tua enggan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut karena khawatir membahayakan keselamatan.
"Jumlah siswanya disini tidak banyak total hanya 34. Untuk kelas satu sampai kelas empat 23 anak. Sedangkan kelas lima dan enam jumlahnya 11," tandasnya.
(irb/hil)
