Street Fashion Bertema Imlek Ramaikan Kopinang Kediri, 24 Peserta Adu Gaya

Street Fashion Bertema Imlek Ramaikan Kopinang Kediri, 24 Peserta Adu Gaya

Andhika Dwi - detikJatim
Sabtu, 14 Feb 2026 21:15 WIB
Street Fashion Bertema Imlek Ramaikan Kopinang, 24 Peserta Adu Gaya
Street Fashion Bertema Imlek Ramaikan Kopinang Foto: Andhika Dwi/ detikjatim
Kediri -

Suasana berbeda terlihat di Kopinang, Kota Kediri, saat street fashion show bertema Imlek digelar dan menyedot perhatian pengunjung, Sabtu (14/2/2026). Konsep acara yang sederhana namun sarat makna ini menjadi ruang ekspresi seni sekaligus ajang apresiasi budaya di tengah perayaan Tahun Baru Imlek 2026.

Event kreatif tersebut menghadirkan 24 peserta yang tampil percaya diri dengan beragam konsep busana bernuansa Imlek. Kehadiran para peserta dengan kostum warna-warni membuat suasana Kopinang semakin semarak dan menarik perhatian pengunjung yang datang.

Koordinator kegiatan, Riza, menjelaskan bahwa acara ini sengaja dikemas secara simpel dan terbuka untuk masyarakat umum. Street fashion dipilih sebagai bentuk hiburan ringan yang tetap berkesan, sekaligus melanjutkan kesuksesan event sebelumnya yang mendapat respons positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya kita lempar ide ini ke masyarakat, ingin hiburan yang ringan tapi tetap berkesan. Karena event pertama cukup ramai dan pecah, akhirnya yang kedua ini kita kemas lebih serius," kata Riza, Sabtu (14/2/2026).

ADVERTISEMENT

Sebanyak 24 peserta ambil bagian dalam ajang adu gaya tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, mulai dari gerakan, gestur, ekspresi wajah, hingga konsep busana yang diusung.

Panitia juga memberi perhatian khusus pada penampilan unik dan kreatif. Peserta dengan busana warna-warni mencolok serta konsep yang kuat menjadi daya tarik tersendiri dalam kompetisi ini.

Street Fashion Bertema Imlek Ramaikan Kopinang, 24 Peserta Adu Gaya24 Peserta mengikuti street fashion bertema imlek Foto: Andhika Dwi/ detikjatim

Tema Imlek dipilih bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat luas.

"Kami ingin memastikan budaya Chinese tetap bisa dikenalkan dan diapresiasi oleh semua kalangan," imbuh Riza.

Salah satu peserta, Sigit Nofianto, tampil percaya diri mengenakan kostum bernuansa adat Tionghoa yang dirancang dan dibuatnya sendiri selama kurang lebih satu minggu. Ia sengaja tidak menyewa kostum demi menampilkan karya personal di bidang fesyen.

Atas penampilannya, Sigit berhasil meraih nominasi peserta terhibur. Ia menilai kegiatan ini sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus memperluas jejaring pertemanan.

"Kegiatan seperti ini bisa jadi tempat gathering yang positif, membangun seni dan kreativitas anak muda," ujarnya.

Street fashion bertema Imlek di Kopinang Kediri ini membuktikan bahwa ruang publik dapat menjadi panggung kreatif bagi anak muda. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga memperkuat toleransi dan apresiasi lintas budaya di tengah masyarakat.

Dengan antusiasme peserta dan pengunjung, bukan tidak mungkin ajang serupa akan kembali digelar dengan konsep yang lebih meriah di masa mendatang




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads